Investasi Jepang Nomor Dua Terbesar di Indonesia

Kementerian Perindustrian terus mendorong kepada para pengusaha Jepang untuk tetap menanamkan modalnya di Indonesia

Penulis: | Editor: Dian Anditya Mutiara
Investasi Jepang Nomor Dua Terbesar di Indonesia
hanura.com
Anggota Komisi V

WARTA KOTA, JAKARTA - Kementerian Perindustrian terus mendorong kepada para pengusaha Jepang untuk tetap menanamkan modalnya di Indonesia atau bermitra bisnis dengan pengusaha-pengusaha Indonesia. Oleh karena itu, salah satu upaya strategis yang dilakukan adalah menciptakan iklim usaha yang kondusif sekaligus meningkatkan daya saing industri nasional.

Hal tersebut disampaikan Menteri Perindustrian Saleh Husin dalam sambutannya menerima kunjungan Japan Chamber of Commerce and Industry (JCCI) di Kementerian Perindustrian, Jakarta,  Selasa (4/2/2015)

Pada kesempatan tersebut, Menperin didampingi para pejabat eselon I dan II di lingkungan Kementerian Perindustrian melakukan diskusi dan tanya jawab dengan para delegasi JCCI dari berbagai sektor industri yang dipimpin Mr. Akio Mimura sebagai Ketua Japan Chamber of Commerce and Industry /JCCI.

Dikatakan, Pemerintah Indonesia saat ini memiliki komitmen kuat dalam reformasi dan meningkatkan iklim usaha. Inisiatif tersebut diharapkan dapat menghasilkan kinerja yang progresif dan lebih tangguh, terutama dalam lima tahun terakhir.

Selain itu, Indonesia juga diharapkan dapat melanjutkan pertumbuhan ke level yang lebih tinggi dan muncul sebagai negara berpenghasilan menengah, ditambah sebagai negara dengan ekonomi terkuat di dunia disamping India dan Republik Rakyat Tiongkok, tambah Menperin.

Dapat disampaikan, dengan pertumbuhan ekonomi sebesar 846 miliar dolar AS dan populasi sebanyak 240 juta, Indonesia merupakan ekonomi dan pasar terbesar di Asia Tenggara. Perluasan ekonomi di masa mendatang diharapkan akan lebih mencapai pertumbuhan yang signifikan mengingat PDB per kapita diperkirakan akan bertumbuh empat kali lipat pada tahun 2020.

Menperin menegaskan, salah satu program Presiden RI Joko Widodo adalah pengembangan sektor maritim. Oleh karena itu, dalam rangka mendukung program tersebut, Indonesia masih membutuhkan banyak kapal dalam berbagai jenis.

Hal tersebut membuka luas kesempatan bisnis di sektor maritim seperti industri galangan kapal, infrastruktur, dan lainnya. "Mempertimbangkan kemampuan Jepang di sektor tersebut, kami mengundang para pengusaha Jepang untuk berpartisipasi dalam pengembangan sektor maritim di Indonesia,” ujar Menperin Saleh Husin.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved