Breaking News:

Doni Diduga Depresi Sejak Ditinggal Mati Istrinya

Penganiayaan yang dilakukan Donny terhadap ibunya disebabkan karena depresi.

Penulis: Fitriyandi Al Fajri | Editor: Dian Anditya Mutiara
Wartakotalive/Fitriyandi Al Fajri
Rumah Elizabeth Jupri (79), perempuan yang dianiaya anaknya Johanes Saptono alias Dony (45), ramai ditonton anak sekolah saat jam istirahat. Rumah yang terletak di Komplek Rafles Bank of Tokyo Blok A 16 RT 03/14, Jatimakmur, Pondokgede, Bekasi ini tampak sepi. 

WARTA KOTA, BEKASI - Warga Komplek Rafles Bank of Tokyo, Jatimakmur, Pondok Gede, Bekasi menuding, aksi Johanes Saptono alias Dony (45) yang nekat menganiaya ibunya, Elizabeth Jupri (79) disebabkan depresi. Tertekannya kehidupan Dony, semenjak ia ditinggal mati sang istri.

"Orangnya suka melamun dan bengong sendirian di teras rumah. Warga di sekitar perumahan sudah tahu, kalau Dony kayaknya depresi," kata Natalia Sembiring (23) tetangga korban saat ditemui di lokasi pada Rabu (4/2/2015).

Namun hal berbeda diungkapkan oleh H. Husein (54) tetangga lainnya. Menurut Husein, selain ditinggal mati istri, Dony depresi lantaran tidak membawa uang banyak sejak pulang bekerja dari Belanda beberapa tahun silam.

"Saya nggak tahu dia kerja apa di sana, tapi selepas pulang dari Belanda dia terlihat sering melamun. Informasi yang beredar, karena tidak bawa uang banyak makanya dia derpesi," kata Husein.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved