Breaking News:

KDRT

Anak Durhaka Ini Aniaya Ibu Hingga Terkapar

Alangkah terkejutnya Sukoco begitu mendapati Elizabeth terkapar bersimbah darah di tepi saluran air.

Penulis: Fitriyandi Al Fajri | Editor: Andy Pribadi
Warta Kota/Fitriyandi Al Fajri
Sukoco (65), salah seorang warga Komplek Raflesia Bank of Tokyo RT 03/14, Kelurahan Jatimakmur, Kecamatan Pondok Gede, Kota Bekasi sedang menunjukkan lokasi Elizabeth (79) saat terkapar usai dianiaya anaknya, Johanes Saptono (45). 

WARTA KOTA, BEKASI - Air susu dibalas dengan air tuba. Mungkin ini pribahasa yang cocok dialami oleh Elizabeth Jupri (79) salah seorang warga Komplek Raflesia Bank of Tokyo Blok A 16 RT 03/14, Jatimakmur, Pondok Gede, Kota Bekasi ini.

Pasalnya, wanita beranak tiga ini dianiaya oleh putra keduanya, Johanes Saptono (45) alias Dony hingga mengalami luka parah di bagian kepala. Hingga Rabu (4/2) siang, Elizabeth masih menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit St Carolus, Jakarta Pusat.

Sukoco (65) tetangga korban, menuturkan peristiwa naas itu terjadi pada Rabu (3/2) sekira pukul 13.30. Saat itu ia tengah duduk santai di teras rumah, tiba-tiba mendengar teriakan salah seorang perempuan. Saat keluar rumah, alangkah terkejutnya Sukoco begitu mendapati Elizabeth terkapar bersimbah darah di tepi saluran air. "Pak Koco (Sukoco) tolong, saya dipukulin Dony," ujar Sukoco menirukan ucapan Elizabeth saat ditemui di lokasi pada Rabu (4/2) pagi.

Melihat kejadian itu, Sukoco menghampiri dan berusaha membopong Elizabeth. Saat hendak menolong Elizabeth, Sukoco sempat melihat Dony berlari ke arah jalan raya. Dengan kondisi terjepit, Sukoco berteriak dengan harapan warga yang mendengarnya bisa mengamankan Dony.

"Kondisi bu Elizabeth sangat parah, wajahnya lebam, kepalanya bocor dan bersimbah darah. Akhirnya oleh warga sekitar, dia dibawa ke rumah sakit terdekat," kata Sukoco.

Sukoco melanjutkan, pelarian Dony saat itu terhenti, begitu pria yang tak memiliki pekerjaan ini dikepung oleh masyarakat. Oleh warga sekitar, kemudian Donu digelandang ke Polsek Pondok Gede. (faf)

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved