Breaking News:

Pengembang Nakal

Warga Tagih Janji Satpol PP Depok Pidanakan Pengembang

Penyegelan yang dilakukan Pemkot Depok tidak efektif dan harus ada langkah yang lebih tegas yang dilakukan

Warga kembali memasang spanduk penolakan pembangunan Cinere Terrace Suites setelah enam spanduk yang dipasang terdahulu hilang dicuri orang. 

WARTA KOTA, DEPOK - Warga RW 4 dan RW 5, Pangkalan Jati, Cinere, Depok menagih janji Pemkot Depok dalam hal ini Satpol PP Kota Depok yang menyatakan akan mempidanakan pihak pengembang proyek Apartemen Cinere Terrace Suites (CTS), jika pihak pengembang masih melakukan pengerjaaan, setelah proyek itu dihentikan atau disegel karena tidak memiliki IMB, Oktober 2014 lalu.

"Kami menagih janji Pemkot Depok dalam hal ini Satpol PP Depok yang akan menggugat pidana pengembang apabila pengerjaan dilakukan. Sebab dini hari tadi kami menangkap tangan bahwa mereka melakukan pengerjaan di lokasi yang disegel Satpol PP Depok," papar Peter (40) warga RW 4, Pangkalan Jati, Cinere, Depok, kepada Warta Kota, Selasa (3/2).

Menurut Peter ini membuktikan penyegelan yang dilakukan Pemkot Depok tidak efektif dan harus ada langkah yang lebih tegas yang dilakukan.

"Karenanya kami menagih janji agar Satpol PP Depok bertindak sesuai kewenangannya," ujar Peter.

Seperti diketahui warga RW 4, Kelurahan Pangkalan Jati, Cinere, menangkap tangan truk tronton yang sedang membawa tanah dari areal proyek CTS di Jalan Merawan, Selasa (3/2) dinihari sekira pukul 02.00.

Hal ini membuktikan pihak pengembang tidak mentaati penyegelan yang dilakukan Pemkot Depok melalui Satpol PP Kota Depok, Oktober 2014 lalu.

Selain itu, tanah dari truk tronton yang berceceran dan mengotori Jalan Merawan sangat mengganggu warga.

Saat ditangkap tangan oleh warga, Tedi Hutabarat pelaksana yang bertanggung jawab sebagai transportir tanah mengakui sedang melakukan pekerjaan untuk basement apartemen CTS.

Selain itu, menurut warga, Cristiawan selaku kontraktor utama pekerjaan basement, juga mengakui adanya pengerjaan. "Ini jelas-jelas mereka tidak mematuhi aturan penyegelan yang dilakukan Pemkot Depok," kata Peter.

Atas hal ini, katanya, warga akan mengadukannya ke Pemkot Depok, agar pengembang kembali dikenai sanksi yang lebih tegas.(bum)

Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved