Popsivo PGN Siap Boyong Kembali Gelar Juara
Tim putri Jakarta Popsivo PGN bertekad merebut kembali supremasi voli dalam pergelaran Pertamina Proliga 2015.
WARTA KOTA, SAWAHBESAR-Tim putri Jakarta Popsivo PGN bertekad merebut kembali supremasi voli dalam pergelaran Pertamina Proliga 2015 yang dimulai di Balikpapan, Jumat (6/2/2015) pekan ini.
Tekad tersebut diungkapkan pelatih popsivo M Anshori disela paparan persiapan tim di Jakarta, Selasa (3/2/2015).
“Kami pasang target masuk empat besar dulu, setelah itu masuk final four dan jadi juara,” tutur Anshori.
Untuk mencapai target tersebut, Popsivo sudah mempersiapkan diri dengan pemain senior yang sudah malang melintang di Proliga, macam toser andalan Rita Kurniati, quicker Ayu Cahyaningsiam, Rianita Panirwan, Amasya Manganang, dan libero kawakan Dewi Wulandari. Mereka juga diperkuat toser kedua Berlina Wanda Mahardika dan Karin Pujaniawan yang tahun lalu membela Jakarta Bank DKI.
Popsivo kali ini tidak diperkuat Jutharat Montripila, pemain Thailand yang sudah lima musim memperkuat klub andalan Polri tersebut. Menurut Anshori, penampilan pemain Thailand itu pada musim terakhir cenderung menurun pada putaran akhir yang justru merupakan puncak.
“Namun kami sudah siapkan pemain asing lain yang kualitasnya dua tingkat diatas Jutharat. Apalagi pemain dari timnas Brasil ini sudah hampir sebulan berlatih bersama tim dan sudah padu 90 persen ,” tuturnya.
Pemain asal Brasil yang dimaksud adalah Ana Paula Verreira (28) dan Vesna Citakovic (35) asal Serbia. Ana yang menempati posisi open spike sudah hampir sebulan bergabung dan permainannya sudah menyatu dengan tim. Sementara Vesna yang baru tujuh hari berada di Indonesia masih beradaptasi terutama dengan cuaca yang sangat bertolak belakang.
“Saya baru tujuh hari disini dan cuaca sangat panas, berbeda dengan di negara saya yang dibawah nol derajat. Tapi saya yakin bisa beradaptasi dan menyatu dengan permainan tim,” tutur Vesna.
Dengan tinggi badan 188 cm, Ana termasuk pemain bersenjata lengkap dan dapat menempati berbagai posisi, baik quicker maupun open spiker. Anshori kini memperkuat pertahanan dan koordinasi pemain di lapangan supaya penguasaan lapangan tim lebih baik.
Menurut Ayu, kedua pemain asing sudah padu permainannya dengan pemain lokal. Hanya saja, bahasa terkadang masih menjadi kendala dalam berkomunikasi.
Ayu yang baru kembali ke lapangan setelah dua tahun absen karena mengandung anak pertamanya menyatakan sudah bisa beradaptasi di lapangan. Ia juga menilai rekan satu tim sudah sangat siap menghadapi pertandingan.
Direktur Utama PGN Hendi Prio Santoso menyatakan dukungannya secara penuh pada tim untuk merebut kembali gelar juara. Tahun ini merupakan tahun ketiga PGN mendukung Popsivo berlaga di Proliga.
Sementara itu tim putri Jakarta Bank DKI berusaha realistis dengan tekad tampil lebih baik dan menembus empat besar. Tahun lalu tim ini berada di urutan terbawah dari tujuh peserta proliga.
Direktur Utama Bank DKI Eko Budiwiyono mengatakan, tahun ini tim tampil dengan komposisi pemain sedikit berbeda. Dengan 60 persen pemain senior dan 40 persen pemain yunior, tim ingin memperbaiki peringkatnya di Proliga.
"Target masuk empat besar, syukur-syukur bisa lebih baik," tuturnya.