Breaking News:

UN Online

Jumlah Komputer Kurang Jadi Kendala Sekolah Ikuti UN CBT

Meski terletak di Ibu Kota, tidak menjadi jaminan sekolah akan bisa melakukan ujian nasional online dengan metode computer based test

WARTA KOTA, SETIABUDI - Meski terletak di Ibu Kota, tidak menjadi jaminan sekolah akan bisa melakukan ujian nasional online dengan metode computer based test (CBT).

Setidaknya, inilah yang terjadi di sekolah-sekolah di DKI Jakarta yang ditunjuk menjadi piloting UN CBT oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Dua dari 15 sekolah yang ditunjuk mengikuti piloting UN CBT, yakni SMAN 70 dan SMAN 8 Jakarta belum siap secara peralatan untuk menjalankan ujian online.

Syakroni, Wakil Kepala Sekolah SMAN 70 Bidang Kurikulum, mengatakan bahwa dari segi kesiapan siswa dinilai siap terutama karena sudah dibekali dengan try out dan pendalaman materi.

"Masalahnya hanya pada fasilitas, kami memiliki 80 komputer, sementara murid yang akan mengikuti UN sebanyak 352 siswa. Kalau ada empat rombongan, soal bisa dikhawatirkan bisa bocor," jelasnya Senin (2/2) siang.

Meski ada soal acak, tetapi, kata Roni, panggilan akrab Syakroni, variasinya tidak banyak. Ia mengatakan, sekolah akan siap jika sarana dan fasilitasnya sudah lengkap.

Meski begitu, SMAN 70 mengadakan try out online bagi siswa-siswinya.

"Itu salah satu upaya memberikan gambaran kepada anak tentang UN online. Hanya saja pelaksanaannya masih di rumah masing-masing karena mulai pukul 19.00-21.00," katanya.

Ia menambahkan, dari sekolah-sekolah di Jakarta, baru SMAN 70 yang mengadakan try out online.

Serupa dengan SMAN 70, SMAN 8 Jakarta yang merupakan sekolah eks RSBI juga mengaku belum siap menjalankan UN online dengan CBT.

Halaman
12
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved