Ahok: Bank DKI Harusnya Punya 1.400 ATM di Jakarta

Pemprov DKI Jakarta berencana akan menambah gerai anjungan tunai mandiri (ATM) Bank DKI.

Ahok: Bank DKI Harusnya Punya 1.400 ATM di Jakarta
Tribunnews.com
Logo Bank DKI 

WARTA KOTA, PADEMANGAN - Pemprov DKI Jakarta berencana akan menambah gerai anjungan tunai mandiri (ATM) Bank DKI. Saat ini jumlah gerai ATM Bank DKI berjumlah sekitar 300 unit, namun dalam waktu dekat jumlah itu akan ditambah hingga ribuan gerai.

"Bank DKI ini harus menjadi tuan rumah di kotanya sendiri, masak bank daerah sebesar ini kalah dengan BCA atau bank lainnya. Kita harus punya 1.400 gerai ATM bank DKI," kata Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama di Candi Bentar Ballroom, Putri Duyung Resort, Ancol, Pademangan, Jakarta Utara pada Sabtu (31/1/2015) pagi.

Mantan Bupati Belitung Timur ini mengungkapkan, untuk menambah gerai itu, pihak Bank DKI bisa memanfaatkan fasilitas yang ada. Di antaranya, kantor pemerintahan dan sekolah negeri di DKI Jakarta yang belum terdapat gerai ATM. "Kita punya kantor Lurah 267 bangunan, Camat 44 dan kantor pemerintahan hingga 500 bangunan. Belum lagi gedung sekolah SD hingga 2.000an. Ini yang kita manfaatkan betul," ujar pria yang akrab disapa Ahok itu.

Selain memanfaatkan fasilitas pemerintah untuk memperbanyak gerai ATM, Ahok juga meminta kepada Bank DKI agar meningkatkan pelayanan hingga ke Pedagang Kaki Lima (PKL) dan toko kelontong. Untuk akses pendataan PKL dan toko kelontong, Ahok akan meminta kepada Dinas Koperasi Usaha Mikro Kecil Menengah Perdagangan (KUMKMP) DKI Jakarta agar bersinergi dengan Bank DKI.

Menurut Ahok, Bank DKI perlu menyasar para PKL dan toko kelontong, sebab untuk permodalan usahanya, mereka cenderung meminjam uang kepada tengkulak dengan bunga yang cukup tinggi yakni 5-10 persen per minggu. Sedangkan Bank DKI, suku bunga yang ditawarkan sebesar 12 persen per tahun. Dengan begitu, kata Ahok, Bank DKI akan mampu bersaing dengan bank nasional yang ada di Indonesia.

"Bayangkan kalau Rp 1 triliun yang dialokasikan untuk Usaha Kecil dan Mikro terserap, berapa pelaku usaha kecil yang bisa dibantu?. Itu banyak sekali jumlahnya, terlebih bunga pinjaman kita cuma kisaran 12 persen pertahun," kata Ahok.

Penulis: Fitriyandi Al Fajri
Editor: Dian Anditya Mutiara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved