Ombudsman Minta Waktu Dua Minggu Selidiki Laporan BW

Kita respons dan apresiasi adanya inisiatif Mas Bambang dan kuasa hukumnya untuk melaporkan masalah itu ke Ombudsman

Editor:
Tribunnews.com
di ruang adjudikasi gedung Ombudsman Republik Indonesia (ORI) saat Bambang dan tim kuasa hukumnya melaporkan dugaan penyimpangan penangkapan dirinya, Kamis (29/1/2015) 

WARTA KOTA, JAKARTA - Setalah menerima laporan Bambang Widjojanto (BW) terkait dugaan pebyimpabgan prosedur saat BW dtangkap oleh Bareskrim Mabes Polri. Ombudsman Republik Indonesia (ORI) berjanji akan segera mengusut dan melakukan penyelidikan terkait kasus tersebut, tapi apa saja yang dilaporkan saat ini belum bisa dibuka di muka publik supaya penyelidikan kita benar-benar lancar.

"Kita respons dan apresiasi adanya inisiatif Mas Bambang dan kuasa hukumnya untuk melaporkan masalah itu ke Ombudsman," ungkap Danang kepada wartawan di Gedung Ombudsman, Jalan Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (29/1/2015).

Danang menuturkan, pihaknya membutuhkan waktu 14 hari untuk menelaah laporan itu. Posisi Ombudsman sendiri, lanjut Danang, tidak berpihak kepada siapapun, baik itu Polri maupun KPK. Sehingga hasil laporan tersebut akan disampaikan kepada tiga pihak yakni Presiden Joko Widodo, Kepolisian, dan juga KPK.

"Kita butuh waktu untuk menelaah laporan itu dan kita dalam posisi independen," tuturnya.

Seperti diketahui, Bambang Widjojanto, ditangkap di Depok dan kemudian ditetapkan sebagai tersangka sejak Jumat 23 Januari 2015.

Mantan pengacara ini dilaporkan anggota DPR Sugianto Sabran karena dianggap memberikan keterangan palsu dalam persidangan di Mahkamah Konstitusi dalam sengketa Pilkada Kabupaten Kotawaringin Barat tahun 2010 silam. 

Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved