Narkoba
BREAKING NEWS: Dua Pria Umbar Tembakan Positif Konsumsi Narkoba
Tes urine keduanya dilakukan setelah polisi mendapati satu paket ganja dan bong penghisap sabu di mobil CRV yang mereka kendarai.
Penulis: Budi Sam Law Malau |
WARTA KOTA, DEPOK - Zuhair Muhsin Basri (24) dan Muhwiel bin Ayun Muhammad (39), dua pengendara Honda CRV B 888 SAW, yang mengumbar tembakan dan terlibat aksi kejar-kejaran dengan polisi di Depok, Kamis (29/1) sore, dinyatakan positif mengonsumsi 3 jenis narkoba yakni sabu, ganja dan ekstasi.
Hal itu dipastikan setelah polisi melakukan tes urine atas keduanya.
"Hasil tes urine keduanya positif ganja, sabu dan ekstasi," kata Kasatreskrim Polresta Depok Komisaris Agus Salim, Jumat (30/1).
Agus menuturkan tes urine keduanya dilakukan setelah polisi mendapati satu paket ganja dan bong penghisap sabu di mobil CRV yang mereka kendarai.
Selain narkoba, kata Agus, polisi menemukan sejumlah senjata api di mobil tersebut.
Dari hasil ini kata Agus pihaknya akan menjerat keduanya dengan UU Narkotika serta UU Darurat.
Selain itu, polisi juga masih mendalami kemungkinan keduanya melakukan tindak pidana pencurian.
Agus mengatakan sejumlah barang bukti yang ditemukan di mobil CRV kedua pelaku diantaranya pistol semi-otomatis, 2 senjata laras panjang Airforce model R1212 dan CTR buatan Amerika Serikat untuk berburu, dua air gun, satu pen gun, 3 magazine (tempat peluru di pistol) berisi 7 peluru yakni jenis kaliber 9mm, 6mm, dan 5,5mm, serta 1 peredam laras senjata, 1 tabung besar oksigen untuk senjata gas, dan 3 pisau sangkur.
Menurut Agus, dari identita keduanya diketahui Zuhair Muhsin Basri, usia 24 tahun, berstatus mahasiswa dan beralamat di Wisma Sudirman, Babakan, Madang, Bogor.
"Dia ini yang mengendarai Honda CRV, dan terpaksa kami lumpuhkan dengan satu tembakan. Ia luka di pantat dekat pinggang kanan," kata Agus.
Sementara Muhwiel bin Ayun Muhammad (39) adalah warga Jalan Kalibata 2/II/A No 20, Jakarta Selatan. "Untuk M ini ia mengalami luka memar dimatanya karena diamuk massa," kata Agus.
Keduanya, kata Agus, sempat dirawat di RS Polri, Sukanto, Kramatjati, Jakarta Timur dan kini dalam tahanan Mapolresta Depok.(bum)