Konsultasi
Manfaat Tidur
Ternyata kurang tidur dapat meningkatkan risiko berbagai penyakit kronis dan menurunkan usia harapan hidup.
Saya bekerja di perusahaan ekspedisi. Acap kali saya harus pulang larut malam. Akibatnya, waktu tidur saya pun menjadi berkurang. Apalagi jika sudah larut saya justru jadi sulit tidur. Sebulan ini rata-rata saya hanya tidur sekitar 5 jam. Saya merasa kurang segar dan menjadi agak sensitif.
Saya pernah berkonsultasi dengan dokter. Dokter menganjurkan agar saya tidur teratur dan lama tidur sedikitnya 7 jam. Bahkan, dokter mengatakan kurang tidur bukan hanya menimbulkan pengaruh buruk jangka pendek, melainkan juga dapat menimbulkan pengaruh buruk jangka panjang karena berisiko timbul penyakit kronik.
Apa pengaruh buruk kurang tidur terhadap kesehatan? Bagaimana cara mengatasi kurang tidur? Apakah minum kopi dapat mengembalikan kebugaran jika kita kurang tidur? Terima kasih.
A di C
Untuk mencapai taraf kesehatan yang baik kita perlu mengamalkan gaya hidup sehat. Kebiasaan hidup sehat terdiri dari makan yang teratur dengan komposisi makanan sehat, berolahraga secara teratur sekitar 30 menit setiap hari, dan tidur yang cukup. Jadi, untuk mencapai taraf kesehatan yang optimal diperlukan cukup tidur. Orang dewasa dianjurkan tidur sekitar 7 jam sehari. Anda telah merasakan pengaruh jangka pendek kekurangan tidur, yaitu badan menjadi tak bugar, mudah tersinggung, dan tidak teliti dalam bekerja karena konsentrasi menurun.
Sekarang banyak penelitian yang coba mengungkapkan pengaruh jangka panjang kurang tidur terhadap kesehatan. Hasilnya agak mengejutkan karena ternyata kurang tidur dapat meningkatkan risiko berbagai penyakit kronis dan menurunkan usia harapan hidup.
Orang yang tidur kurang dari 6 jam berisiko indeks masa tubuhnya akan meningkat. Berarti kurang tidur berisiko meningkatkan obesitas. Risiko ini terjadi baik karena perubahan kimia pada tubuh yang kurang tidur maupun secara tidak langsung mereka yang kurang tidur cenderung untuk makan atau mengonsumsi penganan. Diabetes melitus tipe dua yang banyak terdapat di negara kita ternyata juga dapat meningkat jika kurang tidur.
Penderita hipertensi yang mengalami kurang tidur sehari saja, keesokan harinya dapat mengalami kenaikan tekanan darah. Kurang tidur juga meningkatkan risiko hipertensi bagi mereka yang tidak mengalami hipertensi. Kita memahami bahwa hipertensi terkait dengan penyakit jantung koroner sehingga sebenarnya kurang tidur juga meningkatkan risiko penyakit jantung koroner. Para peneliti juga mendapati pada orang yang kurang tidur terjadi penurunan kekebalan tubuh. Penurunan kekebalan tubuh ini dapat menjadikan orang rentan terhadap berbagai infeksi.
Pengaruh yang sudah banyak diketahui adalah pengaruh kurang tidur terhadap emosi. Orang yang kurang tidur mudah tersinggung, kurang konsentrasi, dan sudah tentu jika mengendarai kendaraan risiko kecelakaannya dapat meningkat. Begitu pula bagi pekerja yang bekerja dengan mesin-mesin, kurang tidur dapat meningkatkan kesalahan dan kecelakaan.
Menurunkan produktivitas
Setiap perusahaan perlu memberikan kesempatan kepada karyawannya untuk beristirahat dan tidur cukup. Dalam dunia kerja dikenal masa kerja yang tidak boleh dilampaui karena dapat menimbulkan pengaruh pada kesehatan karyawan serta dapat menurunkan produktivitas. Produktivitas karyawan tidak hanya menurun ketika dia absen dari pekerjaannya. Meski dia bekerja, jika dalam keadaan mengantuk karena kurang tidur, produktivitas dan mutu pekerjaannya akan menurun.
Memang untuk menjadi seorang dokter spesialis, apalagi dokter spesialis bedah, tidak hanya diperlukan pengetahuan, tetapi juga keterampilan. Untuk menguasai keterampilan bedah yang baik, setiap calon dokter spesialis harus mempunyai pengalaman melakukan tindakan-tindakan bedah dalam jumlah yang memadai sehingga mereka menjadi mahir. Pasien yang memerlukan operasi tidak hanya datang pada pagi hari, tetapi juga mungkin datang tengah malam. Untuk itulah calon dokter spesialis tersebut perlu jaga malam. Jika pada waktu jaga malam banyak operasi, tidak ada kesempatan tidur. Padahal, pagi hari sang calon dokter spesialis sudah harus menghadiri acara pendidikan lagi. Keadaan ini tidak hanya terjadi di Indonesia, tetapi juga di luar negeri. Jam kerja (jam bertugas) calon dokter spesialis jauh melebihi 40 jam dalam seminggu, bahkan ada yang dua kali lipat dari 40 jam.
Di Eropa sudah mulai timbul kesadaran bahwa dokter yang bekerja dalam keadaan lelah dan kurang tidur membahayakan pasiennya. Karena itulah pada pusat pendidikan dokter spesialis di Eropa ada aturan tentang jam tugas calon dokter spesialis. Jam tugas tersebut tidak boleh berlebihan untuk menjaga kesehatan calon dokter spesialis dan juga keselamatan pasien.
Kopi dan beberapa bahan kimia lain dapat meningkatkan kebugaran sementara. Namun, jika tidur kurang kita mempunyai utang tidur. Utang tidur harus dibayar segera agar menjadi bugar kembali. Makin cepat kita membayar utang tidur makin baik.
Kita perlu mengubah sikap, tidur bukanlah suatu kemewahan, melainkan suatu kebutuhan tubuh kita. Kita perlu memperhatikan baik-baik lama tidur kita. Tidur kurang dapat berpengaruh buruk terhadap kesehatan. Namun, tidur terlalu lama, misalnya lebih dari sembilan jam sehari (bagi orang dewasa), juga tidak baik bagi kesehatan. Bagi para remaja dan mereka yang senang tidak tidur malam, sebaiknya mulai memperhatikan manfaat tidur bagi kesehatan.