Pesawat Air Asia Ditemukan
Keluarga Korban Air Asia QZ8501: Terima Kasih Basarnas
Kita mengucapkan terima kasih kepada seluruh jajaran yang ikut dalam upaya pencarian korban pesawat, ucap Lukas
WARTA KOTA, KEMAYORAN - Beberapa keluarga korban Pesawat Air Asia QZ8501 menghadiri konferensi pers terkait kelanjutan operasi pencarian korban , di Lobi Gedung Basarnas, Kemayoran, Jakarta Pusat, Rabu (28/1).
Salah satu keluarga korban, Lukas Joko P (50) mengucapkan terima kasih atas upaya Basarnas, TNI dan tim lainnya, dalam mengevakuasi para korban pesawat yang jatuh Perairan Selat Karimata, pada Minggu (28/12) lalu.
"Kita mengucapkan terima kasih kepada seluruh jajaran yang ikut dalam upaya pencarian korban pesawat," ucap Lukas di depan awak media.
Lukas yang datang ke Basarnas mengenakan kemeja hitam bergaris putih juga mengharapkan, agar Basarnas tidak berhenti begitu saja mencari para korban yang hingga saat ini masih ada yang belum ditemukan.
"Kita sangat memahami proses pencarian itu sulit. Namun, kita berharap pencarian korban pesawat jangan berhenti begitu saja," katanya.
Lukas juga mengaku sempat khawatir saat muncul informasi terkait pencaharian akan dihentikan. Namun, Basarnas menegaskan proses evakuasi tetap berlanjut selama 7 hari.
Hanya saja, ada jeda atau rehat sejenak selama 2 hari, untuk memberikan kesempatan Tim pencari beristirahat. "Awalnya keluarga kami sangat khawatir saat mendengar hal itu. Tapi kami bersyukur karena Basarnas mengatakan tetap proses pencarian dilanjutkan," ucapnya.
Lukas juga mengaku, salah satu saudaranya, Nanang Triono (40) belum ditemukan. "Dicurigai jasadnya (Nanang-Red) sudah berada di Surabaya. Namun, belum teridentifikasi," tutupnya. (Panji Baskhara Ramadhan)