Kecelakaan Lalu Lintas

Kalau Memang Pakai, Seharusnya LSD Terdeteksi

Keterlambatan Polisi memeriksa urine dan darah Christopher Daniel, membuat hasil tes darah dan urinenya negatif dari Narkoba.

Kalau Memang Pakai, Seharusnya LSD Terdeteksi
Wartakotalive/Mohamad Yusuf
Christopher Daniel, pengendara Mitshibishi Outlander mendatangi gedung BNN untuk diperiksa adanya narkoba, Rabu (21/1/2015) 

WARTA KOTA, SEMANGGI - Keterlambatan Polisi memeriksa urine dan darah Christopher Daniel, tersangka tabrakan maut di Pondok Indah, Selasa (20/1/2015), membuat hasil tes darah dan urinnya negatif dari Narkoba.
Padahal, sesaat setelah kejadian, Christopher mengaku memakai narkoba jenis LSD, sekitar 6,5 jam sebelum kecelakaan.

Kepala Bidang Kedokteran Kesehatan Polda Metro Jaya (Kabiddokkes), Komisaris Besar dokter Musyafak, mengatakan, jejak LSD di darah dan urine akan hilang dalam waktu 24 jam setelah efek halusinasi LSD lenyap.

Musyafak menjelaskan, pihaknya melakukan tiga kali pemeriksaan Narkoba terhadap Christopher.  Pertama dilakukan tes urine pukul 04.00 oleh Biddokes Polda Metro Jaya, sekitar tujuh jam usai kejadian. Ada lima item yang diperiksa. Antara lain amphetamin, metafetamin, morfin, thc atau ganja, terus kemudian binsudiaspin. Hasilnya negatif.

Setelah itu, pukul 12.00 siang pada Rabu (21/1/2015), Christopher kembali diperiksa di RS Polri Kramat Djati dan BNN. Ada delapan item pemeriksaan Narkoba. Salah satunya LSD sesuai pengakuan Christopher. Tapi hasilnya juga negatif.

Musyafak mengatakan, efek LSD itu terasa sekitar setengah jam usai pemakaian. Lalu efek halusinasi bisa terasa sampai 12 jam sesudahnya. Setelah itu, dalam 24 jam kemudian jejak LSD dalam darah dan urine akan lenyap.

"Makanya, seharusnya apabila dia benar memakai LSD, maka saat kami periksa masih ada jejaknya," ucap Musyafak.

Sebab polisi melakukan pemeriksaan pertama  saat 12,5 jam usai Christopher memakai narkoba. Artinya saat itu efek LSD baru mulai lenyap.

Selanjutnya pemeriksaan kedua dan ketiga dilakukan setelah delapan jam usai efek LSD lenyap. Artinya masih ada waktu 16 jam lagi sampai efek LSD dalam darah dan urine benar-benar lenyap.

"Kalau memang pakai LSD, seharusnya sudah terdeteksi," ucap Musyafak dalam jumpa pers di Balai Wartawan Polda Metro Jaya, Selasa (28/1/2015).

Penulis: Theo Yonathan Simon Laturiuw
Editor: Hertanto Soebijoto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved