Tahun 2014, Adira Finance Tak Mampu Capai Target Pembiayaan

BBM naik, pergantian pemerintah dan lainnya yang terjadi di tahun 2014, turut memengaruhi target pembiayaan di Adira Finance

Tahun 2014, Adira Finance Tak Mampu Capai Target Pembiayaan
Kontan/Baihaki
Adira Finance 

WARTA KOTA, KEBON SIRIH - Di masa pergolakan ekonomi terkait adanya pemilu, BBM naik, pergantian pemerintah dan lainnya di tahun 2014, ternyata turut memengaruhi target pembiayaan di Adira Finance selaku perusahaan pembiayaan khususnya pembiayaan roda empat.

Tahun 2014, Adira menargetkan jumlah pembiayaan untuk roda empat sebesar Rp 16 triliun, namun kenyataannya, perusahaan pembiayaan anak dari Bank Danamon ini tak mencapai target yang dipasang.

"Hasil Adira tahun lalu tidak masuk target, market mobil baru juga ternyata tidak sesuai. Target tahun lalu buat kami cukup tinggi dan tidak tercapai 100 persen hanya tercapai 87 persen yang ditutup di angka 14,2 triliun," ujar Niko Kurniawan, Deputy Director Head Of Retail Car Financing Adira Finance kepada wartawan di Penang Bistro, Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Selasa (27/1/2014).

Kebijakan seperti penerapan down payment (DP) minimum serta batasan asuransi dikatakan Niko sebagai salah satu penyebab tidak berjalannya target Adira Finance sesuai rencana. "OJK (otoritas jasa keuangan) tahun lalu menerapkan kebijakan yang cukup menekan lembaga leasing," papar Niko.

Meski demikian, menatap tahun 2015, Adira Finance kembali menyalakan semangat berbisnis dengan membandrol target yang ingin dicapai sebesar 12 persen. "Tahun ini kami canangkan pertumbuhan 12 persen khususnya di kendaraan roda empat," ujar Niko.
Penulis: Vini Rizki Amelia
Editor: Dian Anditya Mutiara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved