Pemkot Jakarta Pusat Siapkan 3 Jurus Antisipasi Banjir
Menghadapi bencana banjir Pemkot Jakarta Pusat sudah siapkan 3 jurus jitu
WARTA KOTA, GAMBIR - Tingginya curah hujan di pertengahan bulan Januari 2015 ini, menjadi penyebab utama di beberapa jalan dan rumah warga kerap tergenang air. Maka dari itu, Pemerintah Kota Jakarta Pusat akan keluarkan 3 jurus jitu.
"3 jurus itu antara lain Sumber Daya Manusia (SDM), Sarana Logistik (Sarlog), dan Peranan Warga (Peraga)," kata Wakil Walikota Jakarta Pusat, Arifin di Kantor Walikota Jakpus, Jalan Tanah Abang I, Gambir, Jakarta Pusat, Senin (26/1/2015).
Jurus pertama, kata Arifin, yang harus siap adalah SDM. Pihaknya meminta aparat untuk tetap bersiaga alias standby 24 jam, untuk melakukan pengawasan di titik rawan banjir. "Pengawasan dilakukan ketika curah hujan meningkat di posko piket banjir. Jangan sampai, ketika banjir datang komunikasi kita semua terputus," ujar Arifin
Diharapkan Arifin, Pihak Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) harus siap berkordinasi cepat dalam berkomunikasi. "Komunikasi bisa lewat Blackberry Messanger (BBM), Whatsapp dan Line. Saya dan Walikota akan keliling ke lokasi Posko Piket Banjir dan titik lokasi banjir. Apabila, ada yang tidak dilanjuti, akan dibuatkan teguran kepada SKPD yang bertugas," papar Arifin.
Arifin pun menjelaskan jurus kedua, yakni Sarlog. Menurut Arifin, diketahui gudang milik Suku Dinas Sosial Jakarta Pusat, hingga saat ini ada sebanyak 1200 kotak mie instan (1 Kotak 40 Bungkus)
"Ada Sarden 60 Dus (1 dus 100 kaleng). Saos sambal 20 Dus (1 dus 48 sachet). Kecap Manis 40 dus (1 dus 48). Minyak goreng 420 Dus isi 2 liter," katanya.
Selain itu disiapkan juga 200 potong seragam untuk tingkat SD dan SMP. Selain itu ada 450 helai selimut, 200 pasang sepatu sekolah, 250 tas sekolah, 250 Potong daster, dan 380 tikar gulung.
"Jurus ketiga yaitu Peraga, setiap bangunan yang berdiri di saluran air, warganya harus sadar untuk membongkar, lantaran dapat membuat sampah di saluran itu tersumbat," ucap Arifin.
Dikatakannya kembali, "Masih banyak warga membangun di atas kali, sehingga saluran air terhambat. Kita minta kesadaran masyarakat juga. Kerja bakti juga harus terus digiatkan," jelasnya.
Arifin mengatakan kesiapan tiga jurus ini diharapkapkan mampu menekan titik rawan hujan sendiri. Pihaknya berharap para SKPD dapat saling berkoordinasi aktif untuk mengantisipasi banjir. (Panji Baskhara Ramadhan)