Breaking News:

Sepakbola

Ahok Ingin PT Jakpro Ambil Alih Persija Jakarta

Ahok berencana mengambil alih klub Persija Jakarta di bawah PT Jakpro karena melihat kondisi klub yang membutuhkan dana untuk kompetisi.

Penulis:
Editor: Hertanto Soebijoto
Wartakotalive.com/Adi Suhendi
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat di depa Balai Kota, Rabu (21/1/2015) 

WARTA KOTA, GAMBIR - Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) berencana mengambil alir klub Persija Jakarta di bawah PT Jakarta Propertindo (Jakpro). Hal ini karena melihat kondisi klub berjuluk Macan Kemayoran yang membutuhkan dana untuk mengarungi kerasnya kompetisi Indonesia Super League periode 2015-2016.

 

"Lagi tunggu. Kami ingin kalau Jakpro besar, Jakpro yang ambil alih Persija," kata Ahok di Balai Kota DKI, Gambir, Jakarta Pusat, Senin (26/1/2015).

 

Ahok berharap dengan dibawah kepemimpinan PT Jakpro, klub yang dibela oleh Bambang Pamungkas itu bisa berperstasi. Pasalnya, saat ini prestasi dari Persija Jakarta sudah semakin melorot.

 

"Makanya komisaris utamanya, Pak Boyke, kita mau suruh dia urus Persija. Kita bangun nanti," kata Ahok.

 

Seperti diberitakan sebelumnya, dalam mengarungi kerasnya kompetis Indonesia Indonesi Super League (ISL) tahun 2015-2016, semua klub harus menyiapkan dana yang besar. Namun, yang terjadi pada klub Persija Jakarta sangatlah tidak ada persiapan.

 

Hal ini terbukti ketika Ferry Paulus, Presiden klub berjuluk Macan Kemayoran menyambangi Gedung Balai Kota DKI, Kamis (22/1/2015) sore, untuk bertemu dengan Sekretaris Daerah DKI, Saefullah. Pertemuan itu berlangsung itu membicarakan soal nasib dari klub kebanggaan warga Ibu Kota Jakarta.

 

"Kemarin dia (Ferry) mau meminta waktu ketemu dan ngobrol. Saya ajak dia ngobrol di mobil sambil ngecek tanggul," kata Saefullah di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (23/1/2015).

 

Permasalahan yang dibicarakan empat mata itu adalah pihak Persija Jakarta masih dalam masa kesulitan. Sehingga meminta bantuan dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

 

"Saya bilang bagaimana bisa kasih dana. Persija Jakarta kan itu Perusahaan Terbatas (PT) dan Pemprov DKI juga ngga punya saham," kata Saefullah.

 

Oleh sebab itu, Ferry menawarkan saham Persija Jakarta kepada Pemprov DKI. Akan tetapi, itu tidak bisa langsung disetujui Saefullah karena menunggu instruksi Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).

 

"Terus dia bilang kita kasih saham saja ke Pemprov DKI dan baru hanya sampai situ," ungkapnya.

 

Untuk hitung-hitungan berapa persen saham Persija Jakarta yang akan dijual PT Persija Jakarta belum dibahas. Menurutnya, PT Persija Jakarta akan mengajukan kontrak dengan Pemprov DKI."Rencananya dia mau bikin kerjasama baru gitu. Tapi saya belum lapor ke Gubernur," tuturnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved