Bambang Widjojanto Ditangkap

Adnan Pandu: Penyuap Budi Gunawan Sudah Tersangka

Adnan Pandu Praja memastikan, penetapan Komjen Budi Gunawan sebagai tersangka murni merupakan hasil dari sebuah proses hukum.

Adnan Pandu: Penyuap Budi Gunawan Sudah Tersangka
Wartakotalive.com/Dany Permana
Calon Kapolri Komjen Pol Budi Gunawan saling berpegangan tangan dengan anggota Dewan usai mengikuti uji kelayakan dan kepatutan di Komisi III DPR RI Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta Selatan, Rabu (14/1/2015). 

WARTA KOTA, DEPOK - Wakil Ketua Umum KPK, Adnan Pandu Praja, memastikan bahwa penetapan Komjen Budi Gunawan atau BG sebagai tersangka kasus suap adalah murni merupakan hasil dari sebuah proses hukum dan bukan karena ada unsur politis.

Menurut Adnan, selain menetapkan BG sebagai tersangka, pihaknya juga sudah menetapkan seorang tersangka penyuap BG dalam kasus ini.

"Selain menetapkan BG sebagai tersangka, penyuap nya juga sudah kami tetapkan sebagai tersangka. Jadi tidak ada unsur politis dalam penetapan tersangka ini," ujar Adnan kepada Warta Kota di pendopo di seberang rumahnya di Jalan Pondok Duta, Gang Soleh, Kampung Sugutamu 98, RT 02/28, Kelurahan Bakti Jaya, Sukmajaya, Depok, Minggu (25/1/2015) malam.

Saat ditanya siapa tersangka penyuap BG itu, Adnan mengaku tidak begitu ingat namanya. "Tanya ke Johan (Juru Bicara KPK Johan Budi) ya soal namanya. Saya kurang ingat," ujar Adnan.

Menurut Adnan, kika dikatakan kenapa baru sekarang KPK menetapkan BG sebagai tersangka hal itu karena baru saat inilah pihaknya baru bisa memastikan yang bersangkutan terkait kasus suap. "Sebelumnya tidak bisa kami pastikan," kata Adnan.

Karenanya kata Adnan, ia berharap semua pihak tidak menganggap ada unsur politis dalam penetapan BG sebagai tersangka.

Walaupun begitu, ia menyadari kondisinya saat ini sudah terlanjur dianggap terkait masalah politis.

"Yang terpenting, konflik antara Polri dan KPK harus diminimalisir. Sebab sejak awal, KPK pun banyak dibantu oleh Polri dalam menuntaskan setiap kasus suap dan korupsi yang kami tangani," ujar Adnan.

Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Hertanto Soebijoto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved