Breaking News:

Betonisasi

Betonisasi Jalan Jati Raya Timur Banyak Makan Korban

Betonisasi di Jalan Jati Raya Timur sebulan lalu ternyata telah banyak memakan korban kecelakaan, terutama pengendara motor.

Penulis: Budi Sam Law Malau | Editor: Hertanto Soebijoto
Wartakotalive/Budi Sam Law
Ruas Jalan Jati Raya Timur di Kelurahan Pangkalan Jati, Kecamatan Cinere, Kota Depok, sudah berlubang dan sudah mengalami tambal sulam. Padahal ruas jalan ini baru saja dibetonisasi sekitar sebulan lalu yakni pertengahan Desember 2014. 

WARTA KOTA, DEPOK - Betonisasi di Jalan Jati Raya Timur sebulan lalu namun kondisinya kini sudah tambal sulam ternyata telah banyak memakan korban kecelakaan terutama pengendara motor. Banyaknya pengendara motor yang terjungkal akibat betonisasi yang sudah sempat rusak, diakui oleh Murni (33) warga sekitar.

"Kemarin-kemarin banyak motor yang terjungkal karena lubang di sana. Apalagi kalau hujan lubangnya ketutup air yang menggenang," kata Murni kepada Warta Kota, Rabu (21/1/2014).

Hal senada dikatakan Peter (40) warga sekitar. Menurut Peter dari informasi yang diterimanya sudah ada korban tewas dan luka berat akibat kerusakan betonisasi di Jalan Jati Raya Timur ini.

"Kemaren Selasa pagi, informasinya ada dua kali, kecelakaan tunggal pengendara motor di Jalan Jati Raya Timur. Dari yang saya dengar satu orang meninggal dunia, dan satu kecelakaan lagi korbannya luka berat," kata dia kepada Warta Kota, Rabu.

Karena itulah, Pemkot Depok lalu melakukan tambal sulam dengan mengaspal di ruas jalan yang rusak di Jalan Jati Raya Timur, Selasa sore.

Dengan fakta bahwa betonisasi jalan cepat rusak dan telah menimbulkan korban, menurut Peter, dugaan warga adanya penyimpangan dalam betonisasi jalan ini sangat kuat. Apalagi kata dia, betonisasi juga dilakukan Pemkot Depok di ruas jalan yang masuk wilayah Jakarta.

Menurut Peter, warga sudah melaporkan hal ini ke Fraksi PDIP DPRD Depok. Ia berharap DPRD Depok mengungkap dugaan penyimpangan betonisasi jalan Jati Raya Timur ini, agar ke depan hal ini tidak terjadi lagi.

"Sebab sangat fatal karena Pemkot Depok membeton ruas jalan yang masuk wilayah DKI," kata Peter.

Sebelumnya sejumlah warga yang biasa melintas di ruas jalan yang menghubungkan Cinere dengan Pondok Labu, Jakarta Selatan tersebut mengeluhkan kondisi ruas jalan yang sudah rusak dan penuh tambal sulam, padahal baru dibeton sebulan lalu.

Noval (32) warga Perumahan Bukit Cinere Indah, yang biasa melintas Jalan Jati Raya Timur mengaku kecewa dengan kinerja betonisasi yang dilakukan Pemkot Depok di ruas jalan itu.

Menurutnya kualitas pengerjaan terkesan diabaikan, sehingga ruas jalan mudah rusak. "Masa, baru sebulan lalu dibeton, jalan ini sudah ada lubang dimana-mana. Untungnya lubangnya cepat diaspal. Tapi jadi aneh juga. Soalnya sebagian besar jalan dibeton tapi di beberapa titik ditambal aspal," kata Noval saat ditemui Warta Kota, di ruas Jalan Jati Raya Timur, Rabu (21/5/2015).

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved