Breaking News:

Dinas Bimasda Depok Klaim Sudah Berikan Data Batas Wilayah ke DPRD

Kepala Bimasda Depok mengklaim dirinya sudah memberikan data batas wilayah ke Fraksi PDIP terkait penyimpangan betonisasi

Penulis: Budi Sam Law Malau | Editor: Dian Anditya Mutiara
Warta Kota/Budi Sam Law
Warga melintasi Jalan Jati Raya Barat, akibat ditutupnya Jalan Jati Raya Timur yang dibetonisasi, Selasa (16/12/2014). 

WARTA KOTA, DEPOK - Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (Bimasda) Kota Depok, Yulistiani Mochtar mengklaim dirinya sudah memberikan data batas wilayah ke Fraksi PDIP DPRD Depok, terkait dugaan penyimpangan betonisasi jalan di Jalan Jati Raya Timur, Pangkalan Jati, Cinere, Depok.

Menurut Yulistiani, data penguat batas wilayah itu dilayangkan ke Fraksi PDIP DPRD Depok, Senin (19/1/2015) sore kemarin.

"Sudah dibuatkan surat dan datanya serta sudah disampaikan kemarin," kata Yulistiani Mochtar, kepada Warta Kota, Selasa (20/1/2015).

Menurutnya data itu adalah data yang dijanjikan pihaknya ketika di depan Fraksi PDIP DPRD Depok meyakini bahwa ruas jalan yang dibeton di Jalan Jati Raya Timur dan dianggap masuk wilayah DKI, adalah masih wilayah Depok.

"Tidak ada masuk Jakarta. Sepanjang Jalan Jati Raya Timur adalah masuk wilayah Depok," katanya.

Sehingga kata dia dugaan penyimpangan dalam betonisasi ruas jalan tersebut, seperti laporan warga adalah kurang tepat.
"Sebab proyek ini sudah direncanakan lama," katanya.

Mengenai apa isi data penguat batas wilayah yang di sampaikan ke Fraksi PDIP DPRD Depok, Yulistiani enggan menjelaskan isinya secara detail.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved