Tahun ini , The Harvest Akan Buka 5 Gerai di Indonesia
The Harvest, tahun ini berencana membuka sebanyak lima gerai baru di Indonesia.
WARTA KOTA, MAMPANG - Salah satu gerai pastry terkemuka, The Harvest, tahun ini berencana membuka sebanyak 5 gerai baru di Indonesia.
Gerai-gerai tersebut, akan melengkapi 20 gerai yang saat ini sudah tersebar di kota-kota besar di Indonesia seperti Jakarta, Bogor, Bandung, Surabaya, dan Malang.
Rencananya, gerai baru tersebut akan dibuka di Medan, Makassar dan Bali, dan beberapa tempat lainnya.
Frita P Widiastanti, Marketing Manager The Harvest, kepada Wartakotalive.com, Senin (19/1/2015) pagi, mengungkapkan, hingga akhir tahun 2014, pencapaian dari The Harvest sangat baik. Sehingga, manajemen menargetkan pendapatan pada 2015 akan naik 15 persen dibandingkan dengan tahun sebelumnya.
"Untuk 2014 targetnya tercapai bahkan lebih dari yang ditargetkan, kami ditargetkan untuk memperoleh lebih dari 15 persen dibanding tahun lalu di 2015, karenanya, kami berencana membuka 5 gerai baru," kata Frista.
Ia menambahkan, outlet pertama di 2015 akan dibuka di Medan. Menurutnya, permintaan konsumen akan kue-kue dengan kualitas premium serta testimoni dari pelanggan lah yang membuat The Harvest memilih tempat-tempat di atas untuk melebarkan sayapnya.
"Banyak customer yang melakukan pemesanan untuk rekan kerja dan lain-lain, kita juga mendapatkan testimonial di website, karenanya, kami percaya diri membuka gerai di kota-kota baru tersebut," tambahnya.
Meski begitu, Frista enggan mengungkap berapa banyak investasi yang dikucurkan The Mount Scopus Indonesia selaku pemegang merk dagang The Harvest untuk membuka lima gerai baru.
Yang pasti, lima gerai baru tersebut akan berdiri sendiri (stand alone) dibandingkan dengan berdiri di dalam mall.
"Dengan stand alone kita lebih ramai, karena customer lebih suka take away dibandingkan dengan berlama-lama di gerai," katanya.
Dari penjualan sendiri, 60 persen penjualan disumbangkan dengan kunjungan langsung, 30 persen dari order via telepon, dan 10 persen penjualan disumbang dari kunjungan melalui website. (Agustin Setyo Wardani)