Mahasiswa UI Menghilang
Berharap Danny Muncul, Polresta Depok Belum Sebarkan Foto
Polresta Depok belum menyebarkan foto dan profil Danny Ashri Fajar Purba (21), yang hilang secara misterius sejak Rabu (14/1/2015).
Penulis: Budi Sam Law Malau |
WARTA KOTA, DEPOK - Perwira Unit Sub Bagian Humas Polresta Depok, Inspektur Dua Bagus Suwardi, menegaskan, pihaknya belum menyebarkan foto dan profil Danny Ashri Fajar Purba (21), mahasiswa semester VII jurusan Sastra Arab Universitas Indonesia, yang hilang secara misterius dari apartemennya di Apartemen Margonda Residence I Lantai I Nomor C-03 sejak Rabu (14/1/2015) lalu.
Alasannya, kata Bagus, kepolisian dan keluarga masih berharap Danny muncul sehingga laporan ibu Danny, Dewi atas hilangnya Danny ke Polresta Depok gugur.
"Kami masih berharap Danny muncul, dan hilangnya yang bersangkutan bukan merupakan masalah serius. Jadi sampai hari ini belum ada penyebaran foto yang bersangkutan," kata Bagus, kepada Warta Kota, Senin (19/1/2015).
Menurut Bagus, penyebaran foto menunggu hasil keterangan keluarga korban dan pihak lainnya yang mulai dilakukan polisi Selasa (20/1/2015) besok.
"Pihak keluarga yang kemungkinan besok akan kami mintai keterangan kembali. Bisa kakaknya yang ada di Tangerang, atau ayah dan ibunya," kata Bagus.
Menurut Bagus, kepada keluarga penyidik akan mengorek keterangan dengan lebih detail, mulai dari kapan terakhir berhubungan dengan sang mahasiswa, serta apa saja perubahan yang dirasakan terjadi pada mahasiswa tersebut.
"Mulai dari sikap, bentuk tubuh, temperamen, cara bicara atau apa saja yang dianggap berubah dari mahasiswa itu, akan kami korek keterangannya lebih detail," kata Bagus.
Bagus mengatakan, dari laporan awal yang dilakukan ibunya Dewi Tresnasih ke Polresta Depok dan tercatat dalam laporan nomor 031/B/I/2015/PMG/resta Depok, Kamis (15/1/2015) lalu, diketahui bahwa Danny terakhir kali menelpon ayahnya Rabu (14/1/2015).
"Lalu dengan kecurigaan, ibunya yang tinggal di Batam meminta kakak Danny yang tinggal di Tangerang mengecek apartemen Danny. Ternyata di sana, Danny sudah tidak ada berikut semua barang pribadinya, mulai dari laptop, pakaian dan dokumen pribadi seperti dokumen kuliah lainnya," papar Bagus.
Keeseokan harinya, Kamis (15/1/2015) ibunda Danny, Dewi ke Depok dan melihat langsung apartemen Danny yang sudah kosong. Dewi juga mencari informasi soal Danny ke pihak kampus dan teman-temannya.
Di kampus ibunya baru tahu, kalau anaknya sudah satu semester tidak kuliah. "Semuanya akan kami mintai keterangan lagi dengan lebih detail besok," ujar Bagus.
Seperti diberitakan, mahasiswa Sastra Arab Universitas Indonesia Danny Ashri Fajar Purba, hilang misterius sejak Rabu (14/1/2015) lalu dari apartemennya di Margonda Residence. Sebelum hilang, Danny rupanya sudah tak kuliah satu semester. Bahkan menurut keluarga, perubahan fisiknya pun cukup drastis dan mencurigakan.
Berat badan Danny yang tadinya 100 kg kini menjadi 80 kg. Tubuhnya terlihat jauh lebih tegap dibanding sebelumnya.
Dewi Tresnasih, ibunda Danny, yang tinggal di Batam, Kepulauan Riau, sudah melaporkan kasus hilangnya Danny ke Polresta Depok dengan nomor aduan: /031/B/I/2015/PMG/resta Depok sejak Kamis (15/1/2015) lalu.
Dia mengaku telah menceritakan ke polisi tentang aktivitas mencurigakan sang anak yang kini sudah semester VII tersebut.
Danny masuk Program Studi Sastra Arab UI tahun 2011 lalu. Pemuda berkacamata itu disebut ibunya memiliki nilai IPK di atas rata-rata, yakni 3,2. Kegiatan Danny di kampus, hanya aktif di komunitas marawis, ikut Festival Timur Tengah dan jadi panitia beberapa acara.
Sampai berita ini diturunkan, keluarga Danny masih terus mencari keberadaan Danny. Danny memiliki ciri berperawakan gemuk dengan berat badan 80 kg, tinggi 180 cm, rambut ikal dan memiliki berewok serta berkacamata.