Insiden Kebon Raya Bogor

Polisi Gandeng Ahli IPB Teliti Pohon Tumbang

Polres Bogor Kota mendatangkan saksi ahli dari Institut Pertanian Bogor (IPB) untuk memeriksa pohon tumbang.

Polisi Gandeng Ahli IPB Teliti Pohon Tumbang
Wartakotalive.com/Soewidia Henaldi
Dr Lina Karpina ahli pohon dari IPB memeriksa pohon damar di KRB, Jumat (16/1) 

WARTA KOTA, BOGOR— Untuk menyelidiki penyebab tumbangnya pohon damar agatis di Kebun Raya Bogor (KRB) yang menewaskan 6 orang dan melukai puluhan orang lainnya, Minggu (11/1/2015) lalu, Polres Bogor Kota mendatangkan saksi ahli dari Institut Pertanian Bogor (IPB).

Saksi ahli yang didatangkan polisi adalah dosen Fakultas Kehutan IPB, Dr Lina Karpina Sari. Bersama penyidik Satuan Reskrim Polres Bogor Kota, Lina melakukan penelitian pohon damar yang tumbang dilokasi kejadian, Jumat (16/1/2015) siang.

"Ini olah TKP lanjutan bersama tim ahli dari IPB untuk lebih memastikan penyebab tumbangnya pohon ini," ujar Kasat Reskrim Polres Bogor Kota, AKP Auliya Djabar di lokasi.

Hasil penyidikan sementara, kata AKP Auliya, pohon damar agathis tumbang disebabkan bagian dalam batang pohon tersebut kropos karena dimakan rayap.

"Penyebab pastinya belum bisa kita pastikan. Tapi, sementara ini karena kropos, karena dimakan rayap," katanya.

Dari lokasi kejadian, polisi dan ahli pohon dari IPB membawa beberapa barang bukti, seperti tanah di sekitar pohon, kulit pohon dan serpihan bekas batang pohon yang tumbang, untuk diperiksa lebih lanjut di laboratorium.

Pengecekan yang dilakukan Lina dengan mengumpulkan beberapa kayu yang rapuh dan yang sehat. Selanjutnya, ia mengukur tingkat dan umur keropos pohon.

Langkah terakhir dengan mengambil contoh pohon sejenis yang masih terlihat sehat yang berdekatan dengan pohon yang tumbang.

"Setelah itu, polisi akan mengkorelasikan dengan standar operasional prosedur terkait perawatan pohon di KRB," katanya.

Kata dia, hasil dari pengecekan bisa disimpulkan setelah ahli melakukan uji lab dalam beberapa hari ke depan. "Hasil pengujiannya nanti kami akan publikasikan, sepekan ke depan," ujarnya.

Auliya menambahkan, pihaknya sudah memeriksa pihak KRB, yaitu DR Izu Andry Fijridiyanto, Kepala Subbidang Pemeliharaan Kolesi Tumbuhan KRB.

"Kepada penyidik dia menjelaskan, selama ini pohon di Kebun Raya selalu menjalani pemerisaan rutin, meskipun secara visual, termasuk pohon damar. Pohon itu terakhir diperiksa 5 januari lalu," katanya.

Penulis: Soewidia Henaldi
Editor: Suprapto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved