Industri Jamu Mampu Serap 15 Juta Tenaga Kerja

Industri jamu di tanah air terus menunjukkan prestasinya dalam beberapa tahun terakhir. Dan mampu serap 15 juta tenaga kerja

Agustin Setyo Wardani
Menteri-menteri Kabinet Kerja minum jamu bersama dalam rangka mencintai industri jamu nasional di Kemenperin, Jakarta, Jumat (16/1/2015) pagi. 

WARTA KOTA, KUNINGAN - Industri jamu di tanah air terus menunjukkan prestasinya dalam beberapa tahun terakhir. Berdasarkan data Kementerian Perindustrian, omset dari jamu terus meningkat dari tahun ke tahun.

Pada 2014, penjualan produk jamu mencapai Rp 15 triliun dan pada tahun 2015 ditargetkan penjualan jamu mencapai angka Rp 20 triliun.

Saat ini, tercatat sebanyak 1.160 industri jamu yang terdiri dari 16 industri skala besar dan 1144 industri skala kecil dan menengah yang tersebar di berbagai wilayah di Indonesia, terutama di Pulau Jawa.

"Saat ini industri jamu mampu menyerap 15 juta tenaga kerja, dimana 3 juta terserap di industri jamu yang berfungsi sebagai obat dan 12 juta lain terserap di industri jamu yang berkembang ke arah makanan, minuman, kosmetik, spa dan aromaterapi," terang Dirjen Industri Kecil dan Menengah Kemenperin, Euis Saedah, Jumat (16/1/2015) di Kementerian Perindustrian. (Agustin Setyo Wardani)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved