Transjakarta
APTB Akan Dibayar Rupiah Per Kilometer
Pembahasan pembayaran rupiah per kilometer diberi waktu sampai 27 Maret 2015 mendatang.
WARTA KOTA, GAMBIR - Direktur PT Transportasi Jakarta, Antonius NS Kosasih menuturkan, pembahasan pembayaran rupiah per kilometer diberi waktu sampai 27 Maret 2015 mendatang. Namun, dia yakin dengan sistem pembayaran rupiah per kilometer dengan APTB lebih rendah dari operator bus Transjakarta yang lain.
"APTB akan dibayar rupiah per kilometer dan mengikuti aturan yang ada di bawah koordinasi PT Transportasi Jakarta," kata Kosasih saat dihubungi di Balai Kota DKI, Gambir, Jakarta Pusat, Jumat (16/1/2015).
Pembayaran rupiah per kilometer yang lebih murah dibandingkan dengan operator bus Transjakarta karena melihat dari busnya lebih murah. Selain itu, biaya perawatannya juga lebih murah.
"Mereka juga dapat penghasilan di luar koridor Busway. Serta, spesifikasi dan Standar Operasional (SOP) mereka jauh di bawah standar operator Transjakarta," kata Kosasih.
Namun, pihak operator APTB harus memenuhi segala macam aturan dari PT Transportasi Jakarta. Di mana ada standard teknis, operasional dan pelayanan terhadap para penumpang.