Tak Berizin, Stadium Aquatic di Hotel Seruni Puncak Disegel Satpol PP
Kolam renang atau Stadium Aquatic bertaraf internasional di Hotel Seruni, Jalan Raya Puncak disegel petugas Satpol PP
Penulis: | Editor: Lucky Oktaviano
WARTA KOTA, BOGOR - Kolam renang atau Stadium Aquatic bertaraf internasional di Hotel Seruni, Jalan Raya Puncak, Desa Cibeureum, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor, disegel petugas Satpol PP Kabupaten Bogor, Kamis (15/1/2015).
Selain stadium aquatic, bangunan lainnya yang disegel di areal Hotel Seruni adalah bangunan penyimpanan genset, cinderemata dan bungalow.
"Totalnya ada tujuh unit bangunan beserta fasilitasnya yang kita segel. Segel ini bukan sekedar peringatan, tapi segel ini adalah segel bongkar," ujar Kepala Satpol PP Kabupaten Bogor TB Luthfie Syam disela-sela penyegelan.
Lebih lanjut Luthfie menjelaskan, terkait penyegelan ini pihaknya mempersilahkan manajemen Hotel Seruni untuk melengkapi segala sesuatu mengenai perizinannya.
"Sebetulnya banyak pelanggaran yang dilakukan Hotel Seruni, salah satunya soal Koefisien Dasar Bangunan (KDB). Harusnya 5 persen dibangun, kenyataannya 17 persen," katanya.
Satpol PP mempersilahkan Hotel Seruni untuk membongkar sendiri bangunan yang sudah disegel. "Jika melebih batas waktu sejak disegel, maka kita akan membongkar paksa," katanya.
Terkait bangunan stadium aquatic Seruni yang saat ini dijadikan Training Center Persatuan Renang Nasional Seluruh Indonesia (PRNSI) untuk persiapan Sea Games dan Pekan Olah Raga Nasional (PON) 2015, untuk sementara status quo.
"Untuk Aquatic status quo, karena kita mendapatkan surat dari PRNSI dan KONI pusat agar jangan dulu dibongkar, karena sedang dimanfaatkan training center atlet nasional," ujarnya.
Dikonfirmasi terkait penyegelan ini, Direktur Hotel Seruni Johny Lafian mengatakan, pihaknya akan kooperatif dengan tindakan Satpol PP Kabupaten Bogor.
"Kita akan taat aturan. Sebetulnya perizinan KDB sejumlah bangunan yang disegel sudah kita ajukan sejak setahun lalu, tapi sampai sekarang belum selesai juga," katanya.
Johny sangat menyayangkan jika stadium Aquatic sampai dibongkar. "Selama ini banyak digunakan untuk kejuaraan renang tingkat Nasional dan Internasional," ujarnya.