Pencurian

Kaca Mobil Karyawan Dipecah, Duit Rp39 juta Dibawa Kabur

Karyawan PT Makanan Sehat Nusantara menjadi korban pencurian dengan modus pecah kaca mobil. Uang tunai Rp39 juta dibawa kabur pelaku.

Penulis: | Editor: Hertanto Soebijoto
Kompas.com
Ilustrasi polisi melihat kaca mobil korban pecah. 

WARTA KOTA, BEKASI - Seorang karyawan PT MSN (Makanan Sehat Nusantara) menjadi korban pencurian dengan modus pecah kaca mobil. Uang tunai Rp39 juta dibawa kabur pelaku.

Kasus pencurian dengan perusakan itu terjadi saat korban hendak mengurus perizinan di Kantor Badan Penanaman Modal dan Perijinan Terpadu di Komplek Pemkab Bekasi, Deltamas, Cikarang Pusat, Kamis (15/1/2015) sekitar pukul 12.00.

Basith (30), karyawan korban perampokan mengaku sendirian mengendarai mobil Daihatsu Grand Max. Hanya sekitar lima menit dia meninggalkan mobil bernomor polisi B1283SKU di halaman kantor tersebut. Dia kaget begitu kembali ke mobilnya, kaca sebelah kiri depan mobil berwarna silver itu pecah berantakan.

"Saya cuma mau minta tanda tangan doang, pas balik lagi ke mobil, kaca kiri depan sudah dipecah, duitnya ilang," tutur warga Serang Baru itu, Kamis.

Basith mengaku baru saja mengambil uang tunai dari Bank Jawa Barat-Banten, Pemkab Bekasi. Bersama sejumlah berkas, uang itu disimpannya di bagian dashboard. "Uangnya sekitar Rp39 juta," ujarnya.

Kanit Reskrim Polsekta Cikarang Pusat, Ipda Usep membenarkan kejadian pencurian tersebut. Hingga berita ini ditulis, korban sedang dimintai keterangan oleh penyidik.

"Korban sedang di-BAP. Keterangan awal, itu pencurian modus pecah kaca mobil, bukan perampokan," kata Ipda Usep menjawab Warta Kota.

Tags
kaca mobil
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved