Minggu, 26 April 2026

Satu Lagi Korban Pohon Tumbang di Bogor Meninggal

Seorang korban pohon tumbang di Kebun Raya Bogor akhirnya meninggal. Dengan demikian jumlah korban tewas menjadi enam orang.

Penulis: |

WARTA KOTA, BOGOR-Ahmad Saefulah (43) salah satu korban pohon tumbang di Kebun Raya Bogor (KRB), Minggu (11/1/2015) lalu akhirnya meninggal dunia di RS Sentra Medika, Cibinong, Selasa (13/1/2015) sekitar pukul 15.00 WIB. Dengan meninggalnya Ahmad, korban tewas menjadi enam orang.

Korban merupakan satu dari tiga korban yang kondisinya kritis. Sebelum Ahmad, Rizki (25) korban kritis lainnya lebih dulu meninggal dunia di IGD RS PMI Bogor, Minggu malam.

Informasi yang dihimpun Wartakotalive, korban meninggal dunia setelah menjalani perawatan selama tiga hari. Sejak dipindahkan dari IGD RS PMI ke ICU RS Sentra Medika Cibinong, kondisi Ahmad terus memburuk.

Jenazah korban tiba di rumah duka di Kelurahan Sindangrasa RT 7/6 Kecamatan Bogor Timur, Kota Bogor sekitar pukul 17.00 WIB. Tangis keluarga korban pecah saat jenazah Ahmad tiba di rumah duka. 

Korban meninggal akibat luka parah di bagian kepala setelah tertimpa pohon damar agatis.

Kakak korban, Mayen Entong mengatakan, sebelum meninggal, korban telah menjalani operasi. "Semalam korban habis dioperasi luka di bagian kepalanya," katanya di rumah duka.

Lanjutnya, namun korban masih terus mengalami pendarahan di bagian kepala, hingga akhirnya korban menghembuskan nafas terakhir. "Seharusnya, setelah operasi bagian kanan kepalanya, dokter akan melakukan operasi pada bagian kiri kepala korban," ujarnya.

Mayen mengaku pasrah atas kejadian yang menimpa adiknya tersebut. Dia menuntut agar pihak Kebun Raya Bogor bertanggung jawab terhadap meninggalnya korban yang memiliki satu istri dan dua  anak.

Seperti diketahui, korban meninggal akibat tertimpa pohon adalah Saifulloh (43), Sarijo (39), Suryana (42), dan  Supriyono (43),Rizki (25) dan terakhir Ahmad Saefulah (42).

Semua korban merupakan karyawan PT Asalta Mandiri Agung yang tengah melakukan gathering sambil membicarakan masalah soal UMK.

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved