Formula 1

Lewis Hamilton Bisa Juara di Paruh Musim

Musim lalu, Hamilton mengunci gelar juara pada balapan terakhir di Abu Dhabi

Lewis Hamilton Bisa Juara di Paruh Musim
Warta Kota/AFP
Lewis Hamilton. 

WARTA KOTA, LONDON - Anthony Hamilton, ayah juara Formula 1 2014 Lewis Hamilton mengatakan, putranya kemungkinan bisa lebih cepat mempertahankan gelar juaranya pada musim ini.

"Saya pikir, jika Anda melihat apa yang sudah dilalui Lewis tahun lalu, kami memulai musim dengan merasa jika segalanya berjalan lancar, pada pertengahan musim ia sudah bisa mengunci gelar juara dunia," kata Anthony kepada Sky Sports.

Musim lalu, Hamilton mengunci gelar juara pada balapan terakhir di Abu Dhabi, setelah bersaing sengit sepanjang musim dengan rekan setimnya di Mercedes, Nico Rosberg.

Pada awal musim, Hamilton sempat bermasalah reliabilitas pada GP Australia. Padahal, tanpa masalah, ia dinilai sang ayah bisa mengamankan gelar lebih cepat.

"Saya pikir, hal serupa berpotensi terjadi lagi tahun ini. Jika ia memulai dengan baik, mobilnya bagus, penampilannya oke, Lewis bisa kembali menjadi juara tahun ini," tutur Anthony.

Sang ayah juga yakin bahwa Rosberg akan tampil lebih tangguh setelah gagal menjadi juara musim lalu, dan memberi persaingan lebih sengit buat Hamilton pada musim 2015.

"Saya memprediksi adanya usaha ekstra 150 persen dari Nico tahun ini. Saya pikir ia akan memiliki kerangka berpikir yang beda, pendekatan beda, juga pemahaman berbeda mengenai Lewis dan cara mengalahkannya. Karena, tidaklah mudah mengalahkan Lewis, ia merupakan prajurit dalam situasi seperti itu. Saya pikir Nico mungkin sudah kembali ke papan perencanaan dan berpikir ulang, karena tak seorang pun yang tak bisa dikalahkan, Anda cuma harus menemukan caranya," beber Anthony.

Sementara, Direktur Teknik Red Bull Adrian Newey meyakini, dominasi Mercedes bakal berlanjut pada musim 2015.

"Bisakah Renault dan Ferrari menyamai level Mercedes? Ini akan jadi tantangan yang sangat sulit, dan kita tak tahu (level) seperti apa yang akan ditunjukkan Honda," kata Newey.

Menurutnya, kini sudah ada keseimbangan yang bagus antara mesin dan sasis pada mobil-mobil F1. Setiap mobil kini tak akan hanya bergantung pada kekuatan mesin.

"Dengan mesin yang lebih lemah, tapi sasis superior, Anda masih bisa menang. Begitu juga sebaliknya. Kami memiliki keseimbangan di antara mesin dan sasis. Menurut saya, memang seharusnya seperti itu," tutur pria berusia 56 tahun tersebut. (pen)

Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved