Pencurian
BREAKING NEWS: Tiga Bandit Spesialis Roda Dua Ini Diringkus Polisi
Kasus ranmor tersebut terungkap setelah korban yang bernama Alfio Dwi Randitya (21) kehilangan sepeda motor Satria
WARTA KOTA, TANJUNG DUREN - Tiga Bandit spesialis pencuri kendaraan roda dua yang biasa beraksi di Tanjung Duren diamankan anggota Polsek Tanjung Duren, Senin (12/1).
Ketiganya bernama Sargio (33) selaku otak pencurian, Jainuddin (31) dan Sunardi (19) sebagai penadahnya. Jainuddin dan Sunardi diamankan di rumahnya di daerah Rorotan Jakarta Utara, sementara Sargio diamankan saat asyik menghabiskan uang hasil curiannya di tempat hiburan malam Lokasari, Mangga Besar, Tamansari, Jakarta Barat.
"Satu tersangka bernama Sargio kami amankan di Lokasari saat berpesta miras dan wanita di tempat hiburan malam tadi," ujar Kanit Reskrim Polsektro Tanjung Duren, AKP Maryadi, Selasa (13/1).
Menurut Maryadi kasus ranmor tersebut terungkap setelah korban yang bernama Alfio Dwi Randitya (21) kehilangan sepeda motor Satria FU di halaman rumahnya Jalan Salak Timur III, Tanjung Duren Utara, Grogol Petamburan, Jakarta Barat. "Ada laporan dari korban yang kehilangan motornya saat diparkir di dalam rumahnya," kata Maryadi di Mapolsek Tanjung Duren.
Setelah ditelusuri ternyata pelaku yang bernama Sargio ini melakukan aksinya dengan memanjat rumah korbannya. Kemudian merangsek ke lantai 2 rumah korban.
"Setelah berhasil masuk lantai 2, pelaku melihat kondisi rumah yang kosong lantaran korbannya semua tertidur lelap. Langsung ke lantai 1 dan mengambil motor korban," ucap Kanit.
Setelah menguasai motor korban, kemudian pelaku keluar rumah dengan cara mendorong motor korban sejauh 50 meter. "Berhubung waktunya malam, tak ada satu pun warga yang tahu. Hasilnya aksi tersangka tak diketahui korban serta warga," katanya.
Hanya saja, aksi tersangka sempat terekam kamera CCTV yang ada di rumah korban. Kemudian ditelusuri dan diketahui pelaku yang memang sudah residivis tersebut.
"Aksi pelaku ketahuan, dalam waktu 3x24 jam kami berhasil amankan. Kejadian Sabtu kami tangkap Senin malam," ujar Kanit berjaket hitam tersebut.
Ternyata setelah dikembangkan pelaku ini memiliki tempat penampungan di wilayah Rorotan Jakarta Utara. Di tempat tersebut pelaku memiliki dua teman bernama Jainuddin dan Sunardi.
"Jadi setiap habis mencuri barangnya ditampung di rumah dua tersangka ini yang terletak di Rorotan. Total yang kami amankan ada 7 kendaraan roda dua di rumah penadahnya. Dari situ bakal dijual di Cakung," tuturnya.
Sementara itu Sargio mengaku sehari-harinya bekerja sebagai kenek metro mini 91. Dirinya baru dua kali melakukan aksi pencurian kendaraan bermotor.
"Saya ini kenek metro mini, pacar saya Janda. Kerjaannya minta duit mulu, akhirnya ya saya nekat mencuri supaya bisa ngajak dia jalan-jalan," tutur Sargio kepada wartawan di Mapolsek Tanjung Duren.
Selain untuk memenuhi kebutuhan sang pacar, dirinya juga kerap mabuk-mabukan dan main perempuan malam di kawasan Tamansari. "Yah sisanya buat mabuk sama main perempuan," ucap pria yang belum menikah tersebut.
Sargio mengatakan, meskipun baru dua kali melakukan aksi pencurian kendaraan bermotor. Dirinya juga sudah sempat masuk penjara akibat mencuri kendaraan roda dua milik kakak iparnya.
"Saya sudah masuk penjara, gara-gara nyolong motor kakak ipar," ujarnya.
Sementara kedua tersangka yang ditangkap belakangan mengaku tak tahu menahu jika kendaraan tersebut hasil curian. Pasalnya Sargio mengaku menggadaikan motor tersebut.
"Kami berdua enggak tahu, soalnya dia bilangnya gadai. Kami enggak ikutan mencuri kok," katanya.
Ketiganya mengaku menjual motor tersebut di wilayah Cakung, Jakarta Timur. Kisaran harganya bervariatif, ada yang Rp 2 juta, Rp 2,3 juta.
"Kami jualnya beda-beda tapi semua di bawah Rp 3 juta biar cepat kejual," katanya serempak.(Wahyu Tri Laksono)