IPB Punya Alat Pendeteksi Pohon Kropos

Institut Pertanian Bogor (IPB) memiliki alat pendeteksi pohon kropos bernama Sonic Tomography.‎

IPB Punya Alat Pendeteksi Pohon Kropos
Warta Kota/Soewidia Henaldi
Pohon tua yang tumbang di KRB, Minggu (11/1) pagi. 

WARTA KOTA, BOGOR— Institut Pertanian Bogor (IPB) memiliki alat pendeteksi pohon kropos bernama Sonic Tomography.‎ Alat yang didatangkan dari Jerman ini harganya Rp 250 juta. Dengan alat ini, bisa diketahui apakah pohon tersebut bagian dalamnya kropos atau tidak.

Guru Besar Entomologi Hutan IPB, Prof Dr Dodi Nandika mengatakan, kondisi kesehatan pohon dapat dilakukan dengan dua cara, yaitu evaluasi visual dan evaluasi dengan bantuan teknologi.

"Untuk evaluasi visual dilakukan secara kasat mata. Seorang pakar biasanya melakukannya dengan cara mengetuk-ngetuk batang pohon. Namun cara visual tidak terlalu akurat, karena tidak bisa mendeteksi penyakit yang ada di dalam batang pohon itu," ujar Dodi Nandika dalam keterangan persnya kepada wartawan di Kampus IPB Dramaga, Senin (12/1/2015).

Untuk itu kata Dodi, guna memastikan kondisi kesehatan pohon harus menggunakan alat untuk mendeteksi pohon. IPB sendiri sudah menggunakan alat Sonic Tomograpgy untuk mendeteksi kondisi pohon, yaitu

"Alat ini bisa mendeteksi kesehatan pohon layaknya seperti rontgen pada manusia. Hasilnya berupa pencitraan atau foto. Jadi bisa diketahui keadaan didalam batang pohon tanpa merusak pohon tersebut," ujarnya.

‎Alat Sonic Tomogragphy ini digunakan untuk melakukan deteksi kesehatan pohon dibagian dalam kayu berdasarkan citra warna yang dihasilkan dari matriks kecepatan gelombang suara yang merambat di bagian dalam kayu.

Dodi menjelaskan, prinsip teknologi berbasis akustik ini adalah dirambatkan melalui gelombang suara kedalam batang pohon dengan alat yang dinamakan Transducerrs.

"Suara merambat yang lebih lebih cepat melalui kayu yang solid dibandingkan dengan kayu busuk atau kropos," katanya.

Sedangkan tomografi merujuk pada citra atau gambar bagian dalam bahan yang dihasilkan dari gelombang yang menembus bagian dalam batang pohon tersebut. "Perangkat yang digunakan dalam tomografi disebut tomograph. Sedangkan gambar yang dihasilkan adalah tomogram," ujar Dodi.


Untuk itu, pihaknya bersedia berbagi pengalaman dalam mendeteksi kesehatan pohon. Pasalnya tidak hanya di dalam Kebun Raya Bogor (KRB) saja yang pohonnya rawan tumbang, termasuk di jalan-jalan Kota Bogor.

Penulis: Soewidia Henaldi
Editor: Suprapto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved