Insiden Kebon Raya Bogor

Ini Cara Tanam Pohon agar Tak Mudah Tumbang

Peristiwa tumbangnya pohon di Kebun Raya Bogor bisa jadi pelajaran bagi setiap Pemerintah Kota dan Kabupaten.

Ini Cara Tanam Pohon agar Tak Mudah Tumbang
istimewa
Pohon-pohon di Kebon Raya Bogor banyak yang sudah tua dan harus diperiksa secara berkala 

WARTA KOTA, PALMERAH— Peristiwa tumbangnya pohon di Kebun Raya Bogor bisa jadi pelajaran bagi setiap Pemerintah Kota dan Kabupaten. Terutama terkait pohon instan dan pengecekan berkala.

Ahli Hutan Kota Institut Pertanian Bogor (IPB), Endes N Dahlan, mengatakan, saat ini banyak Pemerintah Kota dan Kabupaten melakukan penanaman pohon besar-besaran.

Tapi mereka mau kotanya hijau dalam sekejap. Sehingga ditanamlah pohon-pohon instan. Yaitu pohon yang ditanam saat usianya sudah diatas lima tahun.

Endes mengaku kurang setuju dengan cara itu. Terlalu brutal dan berbahaya. Menurut Endes, pohon instan usianya cenderung pendek. Lalu akar tunjangnya tak tumbuh dengan baik. Sehingga kemampuan pohon bertahan saat diterpa angin cenderung lemah. "Padahal kan ada saja saat musim puting beliung," kata Endes.

Selain itu, kata Endes, pohon hasil kultur jaringan (instan) juga cenderung berusia pendek. Sehingga cepat keropos.

Endes memberi contoh. Pohon hasil cangkok usianya hanya sekitar 30 - 60 tahun. Lalu pohon hasil okulasi usianya antara 70 - 80 tahun.

Sedangkan pohon yang ditanam dari biji usianya bisa tiga generasi manusia. "Jadi yang menikmati bisa kakek, anak, lalu cucunya," kata Endes.

Penulis: Theo Yonathan Simon Laturiuw
Editor: Suprapto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved