Breaking News:

Pesawat Air Asia Ditemukan

Beberapa Agen Tiket Akui Penjualan Sepi

Agen tiket pesawat dan tour mengakui penjualan tiket pesawat belakangan ini sepi.

Editor: Andy Pribadi
KOMPAS.com/Dhanang David Aritonang
Loket check-in maskapai Citilink di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur. 

WARTA KOTA, TEBET - Agen tiket pesawat dan tour mengakui penjualan tiket pesawat belakangan ini sepi.

Menurut mereka, hal ini bukan disebabkan karena pembeli trauma akan musibah kecelakaan yang menimpa pesawat milik maskapai Air Asia dengan nomor penerbangan QZ 8501 pada akhir Desember lalu.

Vita, ticketing staff Masindo Tour Tebet Jakarta Selatan, ketika ditemui Wartakotalive.com, Minggu (11/1) siang mengatakan, "emang kita lebih sepi sih dari biasanya, tetapi bukan karena orang-orang jadi takut terbang karena kecelakaan Air Asia itu ya mbak."

Ia menyebutkan, hal ini terjadi karena musim liburan yang sudah lewat.

"Bukan karena orang pada takut terbang, tapi karena musim liburnya sudah lewat, makanya pembelian tiket dan paket tour jadi sepi, kalau sebelumnya sih ya ramai," ujar perempuan rambut panjang itu.

Ia mengatakan, pada musim liburan atau beberapa waktu sebelum liburan, para calon penumpang biasanya selalu ramai memesan tiket pesawat.

Tetapi, setelah masa liburan berakhir, pemesan tiket pesawat yang melakukan pemesanan pada Masindo Tour melalui Vita jumlahnya kurang dari 20 orang per hari.

"Ini biasa sih, karena sudah ngga libur lagi, sudah masuk sekolah, masuk kerja, jadi usaha ya sepi," kata wanita berkemeja biru itu.

Sementara, Etika Lastriningsih, ticketing staf dari Indah Wisata Tour and Travel di Tebet Jakarta Selatan, mengatakan hal serupa.

Tika, panggilan akrab Etika, kepada Wartakotalive.com menyebutkan masyarakat tidak terpengaruh dengan adanya kecelakaan tersebut.

"Ya memang karena sudah tidak musim liburan mbak, tapi di travel kami memang sedari awal tidak menjual tiket Air Asia," katanya.

Ia juga mengatakan, jika orang melakukan pembatalan penerbangan, bukan karena takut terjadi kecelakaan, tetapi karena kendala cuaca.

"Kalau batalin ya ada sih mbak, tapi bukan karena takut terbang trauma sama Air Asia, tapi karena cuaca buruk. Begitu alasannya," ujar perempuan berambut panjang tersebut ketika ditemui di kantornya di Jalan Tebet Raya.

Ditanya soal berapa banyak calon penumpang yang melakukan pembatalan tiket, Tika mengaku tidak tahu pasti jumlahnya.

"Saya cuma ngurus pembelian ticket mbak, kalau angka-angka berapanya mungkin sama akuntingnya, tapi sedang libur, tapi setahu saya sih sedikit," jelasnya. (Agustin Setyo Wardani)

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved