Sabtu, 11 April 2026

Waduh, PALYJA Ingin Tarif Air Dinaikkan Tahun ini

Dengan tarif yang dinaikkan, PALYJA bisa meningkatkan cash flow,

WARTA KOTA, TANAH ABANG - PT PAM Lyonnaise Jaya (PALYJA) yang merupakan penyedia air bersih untuk wilayah Barat Jakarta, mengaku ingin agar tarif air bersih dinaikkan.

Pasalnya, tarif air bersih di Ibu Kota masih tetap sama sejak delapan tahun lalu.

Padahal, dengan tarif yang dinaikkan, PALYJA bisa meningkatkan cash flow, yang pada gilirannya bisa dijadikan pengeluaran capex atau belanja modal.

Herawati Prasetyo, Wakil Direktur PALYJA, Kamis (8/1) siang, dalam konferensi pers, menyatakan, di tahun 2015, PALYJA menargetkan bisa mengeluarkan sebesar Rp 318,6 miliar untuk belanja modal.

Hera, panggilan akrab Herawati, kepada wartawan mengatakan, dengan angka tersebut, PALYJA ingin memperbaiki kualitas air bersih untuk pelanggan Jakarta. Investasi tersebut utamanya akan digunakan untuk rehabilitasi pipa jaringan dan juga menambah pasokan air baru.

"Investasi sebanyak itu sumber dananya berasal dari internal, eksternal seperti kreditur, bank, dan lain-lain. Tidak adanya tarif increase selama delapan tahun terakhir ini, cukup menghambat capex," katanya.

Oleh karenanya, Hera sangat mengarapkan ada kenaikan tarif untuk dialokasikan ke belanja modal atau capex.

"Kalau di 2015 kita ada kenaikan tarif mudah-mudahan tidak butuh dana dari luar. Atau kalapun ada, presentasenya bisa ditekan," imbuhnya.

Meski begitu, Hera menyebutkan tarif merupakan cash flow, artinya, jika cash flow naik, maka biaya operasional bisa ditambah.

"Kita tidak bisa katakan (tarif akan naik) berapa persen, tetapi adanya kenaikan akan bantu kita lebih lanjut untuk operasional," jelasnya.

Hera juga menyebutkan, kenaikan tarif sudah disampaikan beberapa kali, tetapi, kata Hera, hal tersebut menjadi kewenangan gubernur," katanya.

Menurutnya, kenaikan tarif disampaikan ke PAMJAYA, kemudian disampaikan kepada regulator dan terakhir ke Pemprov untuk disetujui kenaikannya. (Agustin Setyo Wardani)

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved