Breaking News:

AirAsia QZ8501 Ditemukan

Masyarakat Kecam Kemenhub Tutup Rute Air Asia

Kementrian Perhubungan dikecam habis setelah menutup rute penerbangan Air Asia dari Surabaya ke Singapura

Penulis: | Editor: Dian Anditya Mutiara
Reska K. Nistanto/KOMPAS.com
PK-AXC, Airbus A320-200 yang dioperasikan oleh maskapai Indonesia AirAsia, yang hilang sejak Minggu (28/12/2014). Foto diambil pada 7 September 2011 di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten. 

WARTA KOTA, JAKARTA - Staf Ahli Menteri Perhubungan Hadi Mustofa Djuraid mengungkapkan Kementerian Perhubungan dihujat oleh masyarakat karena menutup rute penerbangan Air Asia dari Surabaya ke Singapura.

Pasalnya penutupan rute penerbangan Air Asia bersamaan dengan jatuhnya pesawat Air Asia di Belitung Timur.

"Apalagi sekarang membekukan izin Air Asia Surabaya ke Singapura makin banyak kecaman carut marut seperti hutan rimba," ujar Hadi di kantor Dewan Pers, Rabu (7/1/2015).

Hadi pun mengaku bahwa angkutan perhubungan udara di dalam negeri sistemnya masih sangat buruk. Karena hal tersebut Kementerian Perhubungan masih terus melakukan pembenahan.

"Kita banyak dapat kritik kecaman dan problem soal angkutan udara," ungkap Hadi.

Dari data Federal Aviation Administration, industri perhubungan udara Indonesia turun peringkat dari nomor dua ke nomor satu. Jika ingin meningkatkan peringkat, Hadi menegaskan pemerintah dan seluruh pelaku industri penerbangan harus membenahi diri.

"Kalau mau naik kelas dr kategori 2 ke 1 kita berharap pihak terkait melakukan pembenahan," papar Hadi.

Hadi pun berharap Menteri Perhubungan Ignasius Jonan bisa membuat gebrakan baru di dalam industri perhubungan udara. Hal yang paling diutamakan dari Kementerian Perhubungan untuk industri penerbangan adalah faktor keselamatan.

"Pembenahan pertama memang perhubungan udara dari pak Jonan," kata Hadi.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved