Breaking News:

Pesawat Air Asia Ditemukan

Terlibat Air Asia, Pegawai AP 1 dan AirNav Indonesia Dipindah

Sesuai arahan, akan ditindak dengan tegas, mereka tidak lagi ditempatkan di operasional

Editor: Andy Pribadi
Kompas.com/Reska Nistanto
Pesawat Air Asia. 

WARTA KOTA, TANAH ABANG - Kementerian Perhubungan tegas menanggapi adanya dugaan faktor kelalaian manusia dalam kaitannya dengan pemberian izin terbang pesawat dari maskapai Air Asia QZ 8501 tujuan Surabaya-Singapura yang terbang Minggu (28/12) pagi.

Sebelumnya, diketahui bahwa Dirjen Perhubungan Udara Kemenhub membekukan izin rute penerbangan Air Asia untuk tujuan Surabaya-Singapura karena maskapai tersebut dinilai melanggar izin terbang yang seharusnya hanya bisa dilaksanakan hari Senin, Selasa, Kamis dan Sabtu.

Atas hal tersebut, Kemenhub melakukan tindakan investigasi untuk menelusuri kejelasan pemberian izin tersebut.

Djoko Murjatmodjo, Plt Dirjen Perhubungan Udara Kemenhub, menegaskan akan menindak beberapa pihak terkait hal ini.

"Bapak Menhub telah menginstruksikan kepada Angkasa Pura I dan Airnav Indonesia maupun Internal Kemenhub sendiri. Untuk memindahkan personel yang kedapatan terlibat dengan peristiwa Air Asia ini," katanya.

Salah satu sanksi yang akan diberikan adalah memindahkan mereka yang berada di operasional lapangan terkait dengan kejadian tersebut.

"Sesuai arahan, akan ditindak dengan tegas, mereka tidak lagi ditempatkan di operasional, tetapi itu perlu penyelidikan lebih lanjut, siapa-siapa saja yang dipindah ke bagian apa," imbuhnya.

Kendati demikian, pihak Kemenhub masih belum dapat memastikan level jabatan, terkait pemindahan staff AP 1 maupun Airnav Indonesia yang terlibat.

"Dipindahkan ke level jabatan apa yang akan dikenakan bagi staff AP1 dan Inav Indonesia bila terduga terlibat. Ini masih perlu proses pendalaman," katanya. (Agustin Setyo Wardani)

Tags
Air Asia
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved