Breaking News:

Pesawat Air Asia Ditemukan

Kemenhub Akan Bekukan Airlines yang Langgar Waktu Terbang

Air Asia sudah jelas salah karena tidak terbang di waktu yang diizinkan.

Editor: Andy Pribadi
Kompas.com
Pesawat Air Asia. 

WARTA KOTA, TANAH ABANG - Sehubungan dengan pelanggaran waktu terbang maskapai Indonesia Air Asia dengan nomor penerbangan QZ8501 tujuan Surabaya-Singapura yang seharusnya tidak memiliki jadwal terbang hari Minggu, Kementerian Perhubungan, dalam hal ini Direktorat Jenderal Perhubungan Udara, melakukan evaluasi bagi seluruh maskapai di lapangan.

Dikatakan Dirjen Perhubungan Udara, Djoko Murjatmodjo, dalam konferensi pers di Kemenhub, Senin (5/1) pagi, bahwa Indonesia Air Asia sudah jelas salah karena tidak terbang di waktu yang diizinkan.

"Waktu yang diizinkan 1,2,4,6, (Senin, Selasa, Kamis, Sabtu) tetapi dia terbang di 1,3,5,7 (Senin, Rabu, Jumat, Minggu), berarti beda antara izin dan pelaksanannya, kita lihat, ini masalahnya di mana, karena sudah jelas itu salah," katanya kepada media.

Ia melanjutkan, pihaknya curiga adanya airlines lain yang melakukan hal seperti itu. Oleh karenanya, Djoko mengatakan, timnya akan bergerak di lapangan.

"Ketika hasil penelitian sudah ada, rute yang salah akan dibekukan," tegasnya.

Ia pun menjelaskan, investigasi akan dilakukan secepat mungkin dengan cara mengecek antara schedule (jadwal) terbang dari maskapai yang bisa diakses melalui internet.

"Tinggal dicocokkan, bisa ketahuan, nanti kalau tidak sesuai, kita bekukan," tandasnya.

Mengenai adanya rumor bahwa Kemenhub bertindak diskriminatif dan tidak memberikan sanksi pada maskapai lain yang melanggar izin terbang, pihaknya membantah.

"Hal ini dilakukan agar tidak ada rumor yang diskriminatif, kita akan perlakukan sama. Kita taati yang ada, baik Undang-undang, peraturan dibawahnya, termasuk juga izin rute penerbangan," jelasnya. (Agustin Setyo Wardani)

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved