Pesawat Air Asia Hilang

Kapal Baruna Jaya Bantu Evakuasi Air Asia dengan 4 Alat Canggih

Proses evakuasi pesawat Air Asia QZ8501 yang jatuh di laut sekitar Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah, masih terus berlangsung.

Editor: Lucky Oktaviano
Istimewa
Kapal Baruna Jaya 1 milik BPPT diterjunkan untuk bantu pencarian pesawat Air Asia QZ8501 yang hilang di sekitar Selat Karimata. 

WARTA KOTA, JAKARTA - Proses evakuasi pesawat Air Asia QZ8501 yang jatuh di laut sekitar Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah, masih terus berlangsung.

Evakuasi tersebut dilakukan secara bergotong royong oleh berbagai pihak, salah satunya adalah oleh Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) yang menurunkan sebuah Kapal Riset Baruna Jaya 1 (BJ1).

Menurut Ketua Tim Ekspedisi Kapal BJ 1, Rahardian, misi BJ kali ini adalah untuk menemukan pesawat Air Asia QZ8501 berbekal peralatan yang dibawa.

Kapal tersebut telah meninggalkan Pelabuhan Muara Baru, Selasa (29/12/2014) lalu dengan membawa empat buah peralatan.

Keempat peralatan tersebut, di antaranya adalah Multi Beam Echo Sounder yang berfungsi untuk melakukan pemetaan biometri dalam laut.

Kedua adalah Side Scan Sonar yang juga berfungsi untuk melakukan pemetaan dengan jangkauan yang lebih tajam.

Alat ketiga yakni Megato Meter atau alat deteksi logam. Alat ini dipakai apabila hasil yang didapat oleh kedua tes awal menunjukan indikasi adanya objek didasar laut.

Sedangkan yang keempat adalah Remote Operated Vehicle (ROV) yang berfungsi menampilkan visual real atau gambar video dari dasar laut.

"Keempat alat tersebut akan bekerja secara bergantian. Dengan begitu, data yang didapat sudah terkonfirmasi kebenarannya," ucap Rahardian seperti dikutip dari rilis.

Ia menambahkan, BJ selalu berkoordinasi dengan pihak Badan SAR Nasional (Basarnas) selaku koordinator tim pencarian dan evakuasi pesawat Air Asia yg hilang.

"Ditengah cuaca yg tidak menentu saat ini, mudah-mudahan BJ1 dapat melaksanakan tugasnya dengan baik, dan menemukan pesawat Air Asia yang hilang tersebut," katanya. (Agustin Setyo Wardani)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved