Pesawat Air Asia Hilang

47 Penyelam Telah Bersiap di KRI Banda Aceh Pagi Ini

Sebanyak 47 penyelam tiba di KRI Banda Aceh di perairan selat karimata, Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah, Jumat (2/1/2014) pagi.

Editor: Lucky Oktaviano
AFP Photo/Yanuar
Anggota Marinir menyiapkan peralatan selam untuk pencarian pesawat AirAsia QZ8501, saat tiba di Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah, Rabu (31/12/2014). Dua dari tujuh jenazah jatuhnya pesawat AirAsia QZ8501 yang telah ditemukan berhasil dibawa ke posko untuk kemudian diidentifikasi di RSUD Sultan Imanudin. 

WARTA KOTA, PANGKALAN BUN - Sebanyak 47 penyelam tiba di KRI Banda Aceh di perairan selat karimata, Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah, Jumat (2/1/2014) pagi.

Pantauan di lokasi, mereka tiba pukul 07.00 WIB dengan menumpang tug boat atau kapal tarik dari Teluk Kumai.

Para penyelam ini terdiri dari Komando Pasukan Katak (Kopaska), Dinas Penyelam Bawah Air (Dislambair), dan Marinir. Mereka turut membawa alat-alat menyelam seperti tabung oksigen, baju menyelam, dan kaki katak.

Sebelumnya, sudah ada 10 anggota kopaska yang berangkat dengan KRI Banda Aceh dari pelabuhan Tanjung Priok. Total penyelam di KRI Banda Aceh saat ini sebanyak 57 orang.

Setelah ini, KRI Banda Aceh langsung menuju lokasi sekitar tempat jatuhnya pesawat untuk melakukan evakuasi.

Kedalaman laut di sana diperikirakan mencapai 35 meter. Adapun para penyelam mampu berenang hingga kedalaman 45 meter selama 15 menit.

Tim penyelam yang pertama terjun, akan mengevaluasi terlebih dahulu kondisi di dalam air. Mereka sekaligus memasang tali untuk jalur bagi penyelam-penyelam selanjutnya.

Tim yang berikutnya turun baru akan membawa korban mengikuti tali yang terpasang. Diduga banyak jenazah yang terjepit atau tertahan di kursi karena menggunakan seatbelt. (Ihsanuddin)

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved