Pilot Air Asia Disebut Positif Narkoba, Presdir Bilang Kena Typhus

Presdir AirAsia Indonesia Sunu Widyatmoko membenarkan adanya tes narkoba terhadap FI, pilot Air Asia yang dinyatakan positif narkoba.

Editor: Lucky Oktaviano
Kompas.com/Sabrina Asril
Presiden Direktur Air Asia Indonesia Sunu Widyatmoko 

WARTA KOTA, SURABAYA - Presiden Direktur AirAsia Indonesia Sunu Widyatmoko membenarkan adanya tes narkoba terhadap FI, salah satu pilot Air Asia yang dinyatakan positif narkoba.

Namun, Sunu menduga tes itu bisa jadi salah karena pilot FI baru saja keluar dari rumah sakit.

"Hasil awal interview kami dengan pilot tersebut baru keluar rumah sakit karena typhus dan diinfus dari 26-29 Desember. Sampai hari ini dites, yang bersangkutan masih minum obat jalan salah satunya Actifed," kata Sunu dalam jumpa pers di posko Ante Mortem, Mapolda Jawa Timur, Kamis (1/1/2015).

Sunu menduga konsumsi obat batuk bisa menjadi memberikan deteksi yang salah. Maka dari itu, Air Asia akan melakukan tes lanjutan sebagai pembandingnya.

"Yang akan dilakukan oleh kami adalah tes lanjutan. Kita akan lakukan dengan BNN dan RS Ketergantungan Obat untuk klarifikasi hasil yang lebih detil," ucap dia.

Sunu juga menjabarkan soal jejak rekam pilot FI yang selama ini dikenal baik. Pilot FI, sebutnya sudah bekerja selama 9 tahun untuk AirAsia. "Trackrecordnya bersih, dan sudah berkeluarga," katany.

Seorang Pilot Indonesia Air Asia berinisial FI dengan momor penerbangan QZ7510 dari Bandara Internasional Soekarno Hatta ke Bandara Internasional Ngurah Rai Bali, dikabarkan positif narkoba jenis morfin. Informasi disebarkan oleh staf ahli Kementerian Perhubungan.

Temuan tersebut diperoleh setelah pemeriksaan urine yang dilakukan tim Balai Kesehatan Penerbangan dan Tim Direktorat Kelaikan dan Pengoperasian Pesawat Udara Kemenhub, di Bandara Ngurah Rai pagi tadi, Kamis 1 Desember 2015.

Pemeriksaan dilakukan sesaat setelah yang bersangkutan mendarat Pukul 08.50 WIT. (Baca: Seorang Pilot AirAsia Rute Jakarta-Denpasar Diduga Gunakan Narkoba)

Semula yang bersangkutan akan kembali terbang ke Jakarta pada pukul 09.20 dengan penerbangan QZ7511.

Atas temuan tersebut Pilot FI dilarang terbang dan akan menjalani pemeriksaan lebih lanjut di Balai Kesehatan Penerbangan Kemenhub di Jakarta. (Sabrina Asril)

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved