Tahun 2014, Kasus Penganiayaan Tertinggi di Kota Bogor
Kasus penganiayaan sebanyak 115 laporan, disusul tindak kekerasan 50 kasus, KDRT 43 kasus, kekerasan terhadap anak 46 kasus
Penulis: |
WARTA KOTA, BOGOR - Kasus penganiayaan menempati rangking pertama di wilayah hukum Polres Bogor Kota selama tahun 2014. Berdasarkan data dari Polres Bogor Kota, kasus penganiayaan sebanyak 115 laporan, disusul tindak kekerasan 50 kasus, KDRT 43 kasus, kekerasan terhadap anak 46 kasus, pembunuhan 2 kasus dan perdagangan orang atau human traficking 2 kasus.
Kapolres Bogor Kota, AKBP Irsan menjelaskan, jumlah kasus tersebut merupakan bagian dari 1.198 kasus yang dilaporkan ke Polres Bogor Kota. Dari jumlah tersebut, berhasil diselesaikan sebanyak 580 kasus atau sekitar 50 persen.
"Jumlah kasus selama tahun 2014 menurun 2,5 persen dibanding tahun 2013 yang mencapai 1.228 kasus. Ada peningkatan pengungkapan kasus sebanyak 2,4 persen dibanding tahun 2013 yang hanya 567 kasus yang diselesaikan," ujarnya kepada wartawan di Mapolres Bogor Kota, Selasa (30/12).
Dari 1.198 kasus di Polres Bogor Kota kata Irsan, terdiri dari beberapa tindak pidana. Untuk tindak pidana umum sebanyak 1.128 kasus, kasus korupsi 3 kasus dan tindak pidana khusus atau tertentu ada 67 kasus.
"Untuk kasus tindak pidana umum kejahatan terhadap orang, yang paling menonjol yakni, penganiayaan mencapai 115 kasus," ujarnya.
Sedangkan untuk kasus kejahatan seperti pencurian, posisi tertinggi ditempati kasus pencurian dengan pemberatan (curat) sebanyak 185 kasus, pencurian kendaraan bermotor 114 kasus, pencurian dengan kekerasan (curas) 19 kasus, penggelapan 124 kasus dan tindak pidana penipuan 210 kasus.
"Kita berharap di tahun 2015 terjadi penurunan tindak pidana di Kota Bogor dan adanya peningkatan pengungkapan kasus yang hingga kini belum selesai," ujarnya.