Stiker Anggota Keluarga di Mobil Membahayakan, Benarkah?

Di luar negeri, stiker semacam itu dianggap sebagai hal yang norak, bahkan cenderung membahayakan.

Editor: Tri Broto

PALMERAH, WARTA KOTA-Jika kita tengah berkendara kerap melihat mobil dengan stiker lucu bergambar anggota keluarga di kaca belakang mobil.

Stiker bergaya kartun itu biasanya terdiri dari ayah, ibu, dan anak. Tak jarang stiker dipasang dengan nama anggota keluarga. Plus hewan peliharaan kesayangan.

Tetapi sadarkah kita jika stiker-stiker yang hampir pasti menunjukkan identitas keluarga pemilik mobil dapat mengundang bahaya.

Identitas yang muncul biasanya seperti nama, cara berpakaian (misal : berseragam tentara), jumlah anggota keluarga, anak usia masih kecil atau bayi, dan sebagainya.

Hal-hal itu lah yang membuat pelaku kejahatan mudah mengeidentifikasi calon korban.

Hal ini mulai ramai dibicarakan di media sosial, meski belum ditemukan kasus kriminal yang terkait akan stiker itu. Hanya saja sebagai warga metropolitan kita perlu mewaspadainya.

Seperti yang disampaikan Ainun Foe dalam media sosial. "Ayah dengan baju militernya. Dapat diartikan, jika ayah adalah seorang tentara maka kemungkinan besar dia sering tak berada di rumah karena bertugas. Identitas mengenai tempat sekolah, sticker parkir, ddan sebagainya. Pelaku kriminal dapat dengan mudah mengenali dimana anda bekerja, bahkan di mana anda tinggal," ucapnya, Selasa (30/12/2014).

Dia menambahkan, nama dan karakter tertentu si anak. Ketika anak didekati oleh orang asing, dan orang asing tersebut berpura-pura sebagai “orang dekat” bagi sang anak, maka hal-hal buruk bisa saja terjadi.

Foto hewan peliharaan. Stiker di atas menggambarkan keluarga memiliki seekor anjing, yang secara jenis jelas bukan anjing penjaga.

"Empat poin di atas hanyalah contoh sederhana bagaimana analisis dilakukan oleh pelaku kriminal. Tentunya masih banyak contoh lain yang bisa diambil," kata Ainun.

Di luar negeri, stiker semacam itu dianggap sebagai hal yang norak, bahkan cenderung membahayakan.

Tapi di Indonesia, kesadaran tentang pentingnya menjaga personal information dalam hubungannya dengan keselamatan keluarga masih sangat rendah. Lihat saja di jalanan, akan sangat banyak didapati sticker seperti itu.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved