Pesawat Air Asia Hilang
Inilah Menit ke Menit Penemuan Puing Air Asia QZ-8501
Akhirnya puing dan jenazah penumpang pesawat Airbus 320 Air Asia QZ-8501 yang hilang sejak Minggu (28/12/2014) ditemukan hari ini
Penulis: Mohamad Yusuf | Editor: Lucky Oktaviano
WARTA KOTA, JAKARTA - Akhirnya puing dan jenazah penumpang pesawat Airbus 320 Air Asia QZ-8501 yang hilang sejak Minggu (28/12/2014) ditemukan pada hari ini di Selat Karimata dan Laut Jawa bagian Utara, Selasa (30/12/2014) siang.
Kepala Dinas Penerangan Angkatan Udara, Marsekal Pertama TNI, Hadi Tjahjanto, mengatakan, pihaknya hingga kini masih berkoordinasi dengan pihak Basarnas dan TNI AL untuk melakukan evakuasi puing-puing dan jenazah penumpang pesawat tersebut.
"Dalam pencarian hari ketiga, TNI AU mengerahkan armada pencarian enam buah pesawat antara lain pesawat Boeing 737 Intai dari Skadron Udara 5 Lanud Makassar, dua pesawat C-130 Hercules dari Skadron Udara 31, sebuah pesawat CN-295 dari Skadron Udara 2 Lanud Halim Perdanakusuma, serta dua helikopter Super Puma dari Skadron Udara 8 Lanud Atang Sanjaya, Bogor," kata Hadi.
TNI Angkatan Udara, lanjutnya, berusaha dengan cepat merespons situasi krisis dan menyiapkan personil dan pesawat untuk mendukung langkah-langkah evakuasi selanjutnya demi membuktikan kerja keras dan dedikasi demi keamanan dan keselamatan ruang udara Indonesia.
Inilah kronologi penemuan tersebut :
*Pukul 09.52: Pesawat CN-295 A-2905 dengan Captain Pilot Kapten Penerbang Ammad, yang berangkat dari Lanud Halim, pada pukul 06.00, berhasil menemukan tiga obyek besar berwarna putih dan kuning mengapung di perairan pada posisi radial 227 dan jarak 95 Nm (175 km) dari Pangkalan Bun.
*Pukul 10.18: Menindaklanjuti temuan tersebut, segera sebuah pesawat C-130 Hercules A-1320 tinggal landas untuk membantu pencarian.
Personil pengamat dalam CN-295 yang dipimpin Pangkoopsau I Marsda TNI Agus Dwi Putranto, dan membawa beberapa reporter media nasional menemukan makin banyak obyek-obyek terapung di sekitar lokasi penemuan.
*Pukul 10.30: Pesawat kembali ke Pangkalan Bun pada pukul 10.30 setelah mengumpulkan foto yang dibutuhkan.
*Pukul 11.30: Pesawat Hercules A-1319 yang membawa 37 reporter media nasional dengan Captain Pilot Mayor Pnb. Akal Juang berhasil menemukan serpihan-serpihan dan sesosok tubuh terapung di perairan yang berdekatan dengan temuan sebelumnya. Setelah mengambil foto-foto yang dibutuhkan pesawat ini selanjutnya menuju Pangkalan Bun untuk melaporkan foto temuan.
*Pukul 12.15: Pesawat Hercules A-1320 dengan cepat menuju lokasi dan pada pukul 12.15 berhasil menemukan serpihan di lokasi yang berdekatan dengan temuan-temuan sebelumnya, antara lain live vest penumpang kuning, serpihan cargo berwarna merah putih dengan jaring cargo.
Setelah itu pesawat kembali menuju Halim karena pesawat helikopter SAR HR-3601 Basarnas dari Pangkalan Bun memasuki perairan tersebut.
*Pukul 13.58: Ditemukan banyak tubuh terapung di perairan tersebut.
KRI Bung Tomo tiba di lokasi penemuan reruntuhan dan sekarang berada di lokasi untuk mulai melakukan evakuasi korban.
Di atas perairan kembali pesawat Hercules A-1320 mengudara dan sampai saat berita ini ditulis melaporkan melihat dua jenasah mengapung di laut dan berkoordinasi dengan tim SAR laut lewat Posko SAR TNI AU di Lanud Halim Perdanakusuma.
*Pukul 15.50: Di Lanud Halim pesawat VIP C-130 Hercules A-1341 dengan Capt.Pilot Mayor Pnb.Noto Casnoto, membawa Presiden RI Joko Widodo, menuju perairan ditemukannya reruntuhan dan diharapkan bisa melakukan komunikasi dengan personil KRI Bung Tomo yang berada di lokasi.