Breaking News:

PHL Lamar Ulang di Monas Supaya Tertib Administrasi

Para PHL Monas diminta tak resahkan adanya melamar ulang ke Unit Pelaksana Teknis (UPT) Taman Monas.

Penulis: | Editor: Dian Anditya Mutiara
Warta Kota/mohamad yusuf
Rini Hariyani, Kepala Uni Pengelola Kawasan Monas 

WARTA KOTA, GAMBIR - Para pekerja harian lepas (PHL) Taman Monumen Nasional (Monas) diminta tak perlu resah dengan ketentuan adanya melamar ulang ke Unit Pelaksana Teknis (UPT) Taman Monas.

Pasalnya kebijakan itu bertujuan untuk penyegaran para PHL yang berjumlah 300-an orang. Kepala UPT Taman Monas, IM Rini Hariani mengatakan, tujuan melamar ulang adalah juga untuk tertib administrasi serta mencegah adanya potensi KKN.

"Pengupahannya juga tetap transparan dan sesuai upah minimum propinsi (UMP) yang berlaku di Pemprov DKI , tiap pekerja memegang buku tabungan dan ATM masing-masing PHL yang tak perlu khawatir. Sebab, tahun 2015 juga akan ada rekrutmen tambahan 25 orang lagi,” ujar Rini, Senin (29/12/2014).

Ia menjelaskan, saat ini jumlah PHL 329 orang akan ditambah menjadi 354 orang.

Seperti diketahui, para PHL resah karena baru saja menikmati keterbukaan manajemen sejak disatukan dengan BP Monas 11 Agustus 2014 lalu. Namun, tiba tiba mereka diharuskan melamar ulang.

Rini menjelaskan, tahun 2015 direncanakan di kawasan Taman Monas itu akan dipercantik dengan ditingkatkan pencahayaannya, perbaikan pagar pembatas IRTI dan stasiun Gambir, penggantian mesin pendingin, penggantian lighting dan platfon ruang museum Monas.

Serta pengadaan tong tong sampah yang sudah banyak rusak dan hilang. Namun ia belum bisa memastikan waktunya karena menunggu APBD DKI 2015 cair.

Daresi (32), seorang PHL Monas sektor selatan mengaku sudah melamar ulang. "Kami mohon kepada manajemen atau pimpinan Monas agar memberikan kemudahan bagi PHL yang sudah lama bekerja. Kami takut dibuang," ujarnya.

Omay (50), PHL di sektor selatan lainnya juga berharap hal yang sama. Menurutnya, dengan gaji sesuai UMP Rp 2.242.000 ia berharap bisa dipertahankan.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved