Dibuatkan Jalan Tembus, Warga Rawa Buaya Biarkan Perlintasan Dipagari

Pascabongkar paksa oleh warga pada 25 Desember, pengerjaan pemagaran perlintasan sebidang di kolong flyover Rawa Buaya kembali dikerjakan.

Dibuatkan Jalan Tembus, Warga Rawa Buaya Biarkan Perlintasan Dipagari
Wahyu Tri Laksono
Inilah perlintasan sebidang yang ditutup, namun sempat dibongkar warga di kolong fly over Rawa Buaya, Jakarta Barat. 

WARTA KOTA, CENGKARENG - Pasca dibongkar paksa sejumlah warga pada 25 Desember, pengerjaan pemagaran perlintasan sebidang di kolong flyover Rawa Buaya kembali dikerjakan.

Pantauan Warta Kota di lokasi, Senin (29/12/2014), sejumlah pekerja sudah mulai kembali bekerja. Pondasi pagar yang sebelumnya dihancurkan, sudah kembali dikerjakan. Beberapa titik bahkan sudah tertutup pagar.

Saat ini kedua perlintasan liar di kolong flyover Rawa Buaya tersebut sudah sama sekali tak bisa dilewati kendaraan roda dua maupun roda empat. Tetapi sisi perlintasan dari arah Cengkareng menuju Kembangan masih bisa dilalui pejalan kaki karena masih dalam proses pengerjaan.

Menurut Lurah Rawa Buaya, Ridwan HZ, pengerjaan penutupan perlintasan yang sempat dibongkar warga tersebut, setelah ada kesepakatan antara Dirjen Keselamatan Perkerataapian Kemenhub melakukan kesepakatan tertulis dengan warga.

"Sudah ada kesepakatan Jumat kemarin di kantor Kelurahan. Intinya warga hanya minta dibuatkan jalan tembus saja dan akses ke warung miliknya," ucap Ridwan saat dihubungi Warta Kota, Senin petang.

Pihak PT KAI bersedia membuatkan jalan tembus dari Arah Duri Kosambi menuju Rawa Buaya. Jalan tembus tersebut dibangun di atas lahan milik PT KAI.

PT KAI juga menyediakan jalan langsung diputara arah dari Kembangan di Kolong Flyover dekat Semanan untuk jalan langsung.

"Trotoar yang ada di putaran arah kolong flyover Semanan separuh dibongkar agar mobil dari arah kembangan bisa langsung masuk ke warung-warung punya warga," katanya.

Kabag Humas Ditjen Keselamatan Kereta Api Kementrian Perhubungan (Kemenhub), Joice Hutajulu, pihaknya tetap mengerjakan perlintasan yang sempat dibongkar warga.

Pasalnya, penutupan perlintasan tersebut sudah dikaji berulang kali serta banyak kecelakaan di tempat tersebut.

Halaman
12
Editor: Lucky Oktaviano
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved