Breaking News:

Jembatan Penyeberangan Orang

Terlalu Tinggi, JPO Paledang Kota Bogor Direnovasi

Jembatan Penyebrangan Orang (JPO) Paledang, yang berlokasi di Jalan Kapten Muslihat, Bogor Tengah, Kota Bogor posisinya cukup tinggi untuk dilalui.

Warta Kota/soewidia henaldi
JPO Paledang, Kota Bogor yang direnovasi karena posisi anak tangganya terlalu tinggi. 

WARTA KOTA, BOGOR - Jembatan Penyebrangan Orang (JPO) Paledang, yang berlokasi di Jalan Kapten Muslihat, Bogor Tengah, Kota Bogor saat ini tidak diminati warga karena posisinya cukup tinggi untuk dilalui.

Selama ini, warga lebih memilih menyebrang di Jalan Kapten Muslihat dibanding harus menggunakan JPO Paledang. Akibatnya, Jalan Kapten Muslihat setiap hari kerap dilanda kemacetan.

Untuk mengurai kemacetan di jalan tersebut, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor memasang pagar pembatas Jalan Kapten Muslihat tepatnya di seberang Stasiun Bogor dengan panjang sekitar 25 meter, mulai dari perlintasan rel kereta hingga ke depan LP Kelas IIA Paledang.

Selain memasang pagar besi, Pemkot Bogor juga merenovasi JPO Paledang dengan menambah anak tangga yang posisinya lebih landai.

Renovasi JPO ini, Pemkot Bogor menyiapkan anggaran hingga Rp 200 juta. Perbaikan jembatan tersebut saat ini masih dalam pengerjaan pihak pemborong.

Wali Kota Bogor, Bima Arya Sugiarto menjelaskan, JPO Paledang nantinya akan terintegrasi langsung dengan lokasi pejalan kaki penumpang kereta api. Dengan demikian, masyarakat bisa langsung menggunakan JPO itu dan tidak menyebrang di bawah jembatan yang dampaknya bisa menyebabkan kemacetan.

Bima mengatakan, ada sudah kesepakatan antara Pemkot bersama PT KAI untuk membuat jembatan penyeberangan orang, trotoar, celukan jalan serta tempat pemberhentian angkutan umum dan kawasan perparkiran.

Menurut Bima, pengerjaan beberapa proyek tersebut dilakukan beberapa tahap. "Pengerjaan pertama adalah pembuatan jembatan penyeberangan orang yang," katanya.

Jembatan tersebut nantinya kata Bima akan menghubungkan Jalan Paledang dan Jalan Mayor Oking lalu terintegrasi masuk ke dalam Stasiun Bogor.

"Anggaran yang disiapkan Rp 200 juta," katanya.

Halaman
12
Penulis:
Editor:
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved