Awas, Terlalu Banyak Duduk Bisa Osteoporosis

Sebuah penelitian yang dilakukan oleh sebuah produsen susu pernah melakukan riset yang dilakukan di Indonesia pada tahun 2013 lalu.

Awas, Terlalu Banyak Duduk Bisa Osteoporosis
Tomnews.com
Gaya hidup sedentari atau kurang gerak dan terlalu banyak duduk, bisa memicu osteoporosis pada masyarakat perkotaan. 

WARTA KOTA, JAKARTA - Sebuah penelitian yang dilakukan oleh sebuah produsen susu pernah melakukan riset yang dilakukan di Indonesia pada tahun 2013 lalu.

Hasilnya, ditemukan fakta bahwa masyarakat Indonesia, khususnya yang hidup di perkotaan, memiliki gaya hidup sedentari.

Gaya hidup sedentari adalah sebuah pola hidup tidak aktif yang saat ini semakin banyak dijalani masyarakaat perkotaan. Alias, gaya hidup terlalu banyak duduk dengan rata-rata waktu 7 jam per hari ketika bekerja dan 5 jam per hari di akhir pekan.

Ditambah lagi, dari hasil riset tadi juga didapat fakta, saat ini rata-rata konsumsi susu masyarakat Indonesia baru mencapai 11,09 liter per kapita per tahun.

Dengan kata lain, cukup rendah bila dibandingkan dengan konsumsi susu di Singapura yang sudah mencapai 51 liter per kapita per tahun.

Oleh karena itu, hasil riset dan data ini menunjukan bahwa sudah semakin banyak orang Indonesia yang telah menjalani gaya hidup serba tidak aktif dan kurang konsumsi susu.

Gaya hidup seperti ini, tentu saja dapat berpotensi memicu osteoporosis dan berbagai penyakit degeneratif lainnya.

Sehingga, tak heran bila para ahli kesehatan menyarankan agar warga perkotaan mulai semakin menyadari untuk meninggalkan gaya hidup tidak aktif dan berubah menuju gaya hidup aktif, ditambah dengan mengonsumsi susu berkalsium tinggi.

Cara menghindari gaya hidup sedentari sebenarnya mudah dan sudah pasti Anda tahu.

Anda bisa rutin berolah raga setiap hari selama 30 menit. Bisa dengan berlari, berjalan, atau aktivitas fisik lainnya.

Disarankan dilakukan di pagi hari agar Anda terpapar sinar matahari sebagai sumber vitamin D. (Intan Y. Septiani/Tabloidnova.com)

Editor: Lucky Oktaviano
Sumber: Nova
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved