Breaking News:

Lestarikan Pencak Silat, Masukkan ke Mata Pelajaran Sekolah

Olahraga pencak silat merupakan salah satu kebudayaan Indonesia dan akan masuk dalam mata pelajaran.

Penulis: Mohamad Yusuf | Editor: Suprapto
jakarta.go.id
Mantan Sekda DKI Fadjar Pandjaitan 

WARTA KOTA, PALMERAH— Olahraga pencak silat merupakan salah satu kebudayaan Indonesia. Untuk melestarikan,  pencak silat akan dimasukkan ke mata pelajaran olahraga di setiap sekolah.

Hal tersebut diungkapkan oleh Ketua Umum Pengurus Daerah Ikatan Pencak Silat Indonesia (Pengda IPSI) DKI Jakarta, Fadjar Panjaitan.

"Pencak silat merupakan kebudayaan Indonesia. Sudah seharusnya Dinas Pendidikan DKI, memasukkan olahraga beladiri ini ke mata pelajaran olahraga. Dibeberapa sekolah pencak silat sudah dimasukan sebagai salah satu mata pelajaran olahraga. Tapi kami harap, bisa dimasukkan ke setiap sekolah, agar kita bisa melestarikannya," kata Fadjar, setelah menghadiri acara pembukaan Kejuaraan Pencak Silat Jakarta Open 2014 di Padepokan pencak silat, TMII, Jakarta Timur, Senin (22/12/2014).

Namun, lanjutnya, dukungan untuk memasukkan ke mata pelajaran olahraga, juga harus didukung dengan fasilitas yang menunjang.

Yaitu dengan memberikan fasilitas beladiri tersebut, seperti dari contoh terkecil, fasilitas matras.

"Memang kadang terbentur anggaran. Karena itu, seperti kami, sebagai bentuk dukungan, kami membebaskan pendaftaran untuk Pengcab DKI untuk kejuaraan ini. Agar Pengcab kita bisa mendaftarkan sebanyak-banyaknya," katanya.

Dalam kejuaran pencak silat Jakarta Open 2014 itu terdapat sebanyak 600 peserta dari seluruh Indonesia, memperebutkan piala Gubernur DKI Jakarta.

Ketua pelaksana kejuaraan silat Jakarta Open 2014, Aji Antoko, mengatakan, kegiatan tersebut, merupakan ajang tahunan dari Pengda IPSI DKI yang juga didukung KONI Jakarta.

"Pertandingan akan berlangsung pada 22 Desember hingga 27 Desember. Dimana selain dihadiri dari para atlit nasional, beberapa perguruan pencak silat, dan kampus, di DKI juga ikut terjun. Mulai dari Aceh, Jawa Tengah, Palembang, Banten, dan Jawa Timur. Puluhan atlit dari lima wilayah di Jakarta ikut bertanding," katanya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved