Hari Ibu
Arzeti Bilbinan Fokus Perjuangkan Kepentingan Perempuan
Arzeti Bilbina berjanji akan fokus memperjuangkan kepentingan perempuan.
WARTA KOTA, TANAH ABANG - Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Arzeti Bilbina berjanji akan fokus memperjuangkan kepentingan perempuan.
Menurut Arzeti, hari Ibu yang jatuh setiap 22 Desember merupakan momentum dan keharusan bagi semua pihak untuk bersama-sama melakukan revolusi mental, revolusi kasih, serta revolusi ibu dengan satu tekat bersama.
Menurutnya, tekad bersama ini untuk menolak setiap bentuk kekerasan terhadap perempuan dan anak, serta meningkatkan pemberdayaan ekonomi perempuan.
"Kita dapat mengatakan bahwa Ibumu, Ibuku, merupakan Ibu kita bersama, jadi perempuan itu merupakan Ibu bagi kita." Ujarnya dalam aski damainya di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat, Minggu (21/12) pagi.
Perjuangan yang dimaksud Arzeti tak lain adalah memperjuangkan alokasi anggaran yang memadai pada setiap APBN dan APBD untuk kesejahteraan perempuan dan anak.
Dengan demikian, ia bersama rekannya dalam aksi damai menyeruhkan advokasi perjuangan bagi keadilan perempuan dan hak-hak konstitusionalnya.
Selain itu, Dewan Pembina DPP Perempuan Bangsa ini juga berdalih akan mendorong pemberantasan buta aksara atau buta huruf bagi kaum perempuan. Menurutnya, pengentasan buta huruf bagi perempuan akan mendorong terwujudnya partisipasi aktif perempuan di lingkungn kerja.
"Ibu itu adalah benar-benar momentum dimana kita bisa merasakan bahwa kita sebagai perempuan yang memiliki figur sebagai ibu. "Kita dapat mengatakan bahwa ibumu, ibuku, merupakn ibu kita bersama. Jadi perempuan itu merupakan ibu bagi kita semua," tambahnya perempuan berjilab itu. (Rahmat Patutie)