Bunuh Diri

Wanita 19 Tahun Tabrakan Diri ke Commuter Line Diduga Hamil

Belinda Anggraini Puspitasari (19) mengakhiri hidupnya di perlintasan Kereta Api juga diduga karena gadis tersebut tengah berbadan dua.

Wanita 19 Tahun Tabrakan Diri ke Commuter Line Diduga Hamil
Wartakotalive.com/Dwi Rizki
Belinda Anggraini Puspitasari

WARTA KOTA, PALMERAH— Di balik rasa sakit hati karena diputus cintanya oleh sang pacar, alasan Belinda Anggraini Puspitasari (19) mengakhiri hidupnya di perlintasan kereta api juga diduga karena gadis tersebut tengah berbadan dua.

Dugaan tersebut seperti halnya yang disampaikan oleh L (19) teman baik dari gadis yang akrab disapa Bella atau Linda. Asumsi tersebut dibuktikannya dari beberapa percakapan antara dirinya dengan gadis kelahiran Jakarta, 28 September 1995 itu sekira sebulan lalu.

Dalam percakapan keduanya lewat pesan singkat Blackberry Messenger (BBM) dikatakannya, Linda bercerita tentang status hubungannya dengan kekasih Linda yang diketahui bernama A (19) warga Permata Hijau, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.

Kepada dirinya, Linda menceritakan tentang keretakan hubungan karena adanya perselingkuhan yang dilakukan Anggi dengan gadis lain. Seperti biasanya, dirinya pun hanya membalas curahan hati sahabatnya itu dengan nasehat dan kata-kata bijak untuk menenangkan.

"Tapi ada yang aneh waktu itu, habis curhat, dia (Linda-Red) tanya-tanya siklus menstruasi, tanda-tanda hamil dan seputar kandungan. Saya tanya untuk apa, tapi dia bales untuk sodaranya yang baru nikah," jelasnya saat dihubungi Warta Kota, Rabu (17/12).

Tanpa berprasangka dan bertanya lebih jauh kembali, dirinya hanya menjelaskan tentang pengetahuan umumnya mengenai kehamilan dan menyudahi percakapan dengan pesan singkatnya untuk berpacaran sehat. Dirinya pun menasehati Linda untuk tetap optimis menyikapi hidup.

"Saya juga nggak sangka kalau bisa sampai begitu (tewas-red), padahal dia itu orangnya baik, ceria. Ya hati orang siapa yang tahu, dari luar kelihatanya tenang, tapi didalamnya mungkin tertekan," tutupnya.

Namun, dugaan terkait kehamilan Linda secara langsung dibantah oleh Putri Handayani (38) ibu kandung Linda. perempuan itu mengaku kalau anaknya tidak dalam keadaan hamil dan tidak terlibat masalah.

Dirinya mengatakan, memang selepas dirinya bercerai dengan Jarwo (40) ayah kandung Linda beberapa tahun lalu, kepribadian Linda berubah. Namun, hal tersebut tidak terlalu terlihat karena anak tunggalnya itu dikenal sangat supel dan ceria.

"Nggak ada itu (hamil-red), anak saya juga sama sekali nggak ada masalah. Saya juga nggak tahu kenapa bisa begitu (tewas-red)," jelasnya saat ditemui Warta Kota di kediamannya di Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Rabu (17/12).

Bantahan terkait kehamilan Linda pun disampaikan oleh Anggi selaku pacar Linda. Putri Handayani mengatakan, dirinya sudah bertemu Anggi. Dan, Anggi membantah telah berhubungan intim dengan Linda. Seperti halnya remaja pada umumnya, aktivitas pacaran hanya sebatas menghabiskan waktu di mall, bioskop dan komunikasi lewat telepon.

"Saya kenal benar Anggi, dia nggak bakalan kayak begitu (menghamili-Red) anak saya. Soalnya, walaupun baru pacaran setahun, keluarga Anggi sudah kenal dekat sama saya, jadi nggak bakal kejadian," jelasnya.

Putus asa hingga akhirnya Linda tewas di perlintasan Kereta Api (KA) Patal Senayan, Senin (15/12) kemarin diduganya karena adanya keretakan keluarga yang dialami dirinya. Karena tidak dapat menerima keadaan tersebut Linda diduga nekat mengakhiri hidup.

Penulis: Dwi Rizki
Editor: Suprapto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved