Selasa, 7 April 2026

Relokasi Rumah Pemotongan Ayam Arela Terkendala

Pemindahan rumah pemotongan ayam milik pengusaha Arela di RT 01, 04, 08 dan 11 RW 01 Cipulir, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, terkendala.

Editor: Suprapto

WARTA KOTA, PALMERAH— Pemindahan rumah pemotongan ayam milik pengusaha Arek Lamongan (Arela)  di RT 01, 04, 08 dan 11 RW 01 Cipulir, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, masih terkendala. Akibatnya, tidak hanya tercemar, kualitas ayam distribusi wilayah Jakarta Selatan pun disanksikan.

Berbagai alasan terkait penolakan atas relokasi Rumah Pemotongan Unggas (RPU) di Jalan Bungur, Petukangan Utara, Jakarta Selatan, seperti halnya Madlai (53) pengusaha pemotongan ayam di RT 11/01 Cipulir, Kebayoran Lama. Dirinya menolak lantaran RPU Petukangan Utara dinilainya tidak layak dan minim fasilitas.

Sebab berdasarkan peninjauannya beberapa waktu lalu, dilihatnya gedung rusak terbengkalai, air kran mati dan beberapa masalah perawatan gedung lainnya. 

"RPU nggak kerawat, kurang layak, padahal kita dianjurkan untuk higienis dan sehat," jelasnya.

Selain itu, dirinya pun beralasan kalau rencana relokasi dinilai dapat menambah ongkos produksi, khususnya biaya distribusi. Hal tersebut dikarenakan lokasi Arela yang sangat dekat dengan Pasar Kebayoran Lama yang senyatanya adalah lokasi utama distribusi unggas olahan asal Arela.

"Warga semuanya sudah kompak nggak mau pindah, soalnya udah enak di sini, deket Pasa Kebayoran Lama, aksesnya juga gampang. Nah kalau pindah kan ongkos lagi, belum lagi harus penyesuaian karena lokasinya baru," tutupnya.

Menanggapi keluhan tersebut, Pengelola Rumah Potong Hewan (RPU) Petukangan Utara, Basuki mengungkapkan kalau infrastruktur maupun fasilitas yang tersedia di RPU sangat memadai dan modern saat ini. Sehingga, menurutnya tidak ada alasan bagi pengusaha pemotongan unggas untuk menolak.

Dirinya pun menyayangkan keputusan para pengusaha pemotongan ayam Arek Lamongan (Arela) yang menolak direlokasi, karena fasilitas yang tersedia hingga kini belum dimanfaatkan secara optimal.

"Alat kita bagus semua, ada instalasi pemotongan unggas semi otomatis dan manual yang semuanya menggunakan bahan stainless steel, jadi higienis dan aman," jelasnya kepada Warta Kota, Rabu (17/12).

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved