Rabu, 8 April 2026

138 Mesin Parkir Meter Akan Didatangkan Akhir Desember 2014

UPT Perparkiran Dinas Perhubungan DKI Jakarta akan memasang ratusan mesin parkir meter di beberapa lokasi Ibukota Jakarta.

Editor: Lucky Oktaviano

WARTA KOTA, JAKARTA - Penerapan parkir meter yang telah sukses dilakukan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, membuat Unit Pengelola Teknis (UPT) Perparkiran Dinas Perhubungan DKI Jakarta akan memasang ratusan mesin parkir meter di beberapa lokasi Ibukota Jakarta.

Rencananya ada 138 mesin parkir meter akan dipasang di empat lokasi pada akhir tahun 2014 mendatang.

Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Perparkiran Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Sunardi Sinaga menuturkan ratusan mesin parkir meter akan dipasang di Jalan Kelapa Gading, Jakarta Utara, Jalan Falatehan, Jakarta Selatan, Jalan Pintu Kecil, Jakarta Barat dan Jalan Balai Pustaka, Jakarta Timur. Mesin parkir itu akan langsung menggunakan sistem pembayaran elektronik.

"Mesin dari vendor dan kami tidak menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Mesin-mesin itu berasal dari Swedia," kata Sunardi saat dihubungi di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (18/12).

Menurutnya, pihaknya akan bekerjasama dengan enam bank dalam penerapan pembayaran elektronik parkir meter, seperti Bank Mandiri, BNI, Bank DKI, BCA, Bank Mega, dan Bank BRI.

Tarif parkirnya pun progresif yaitu untuk kendaraan roda dua Rp 5.000 per jam, sedangkan sepeda motor Rp 2.000 per jam.

"Barangnya akhir bulan baru akan datang. Rencananya penerapan pembayaran elektronik pada awal tahun 2015 setelah penerapan di Jalan Sabang," ungkapnya.

Untuk satu mesin parkir meter, kata dia, menghabiskan biaya sebesar antara Rp 80 juta sampai Rp 100 juta.

Namun, karena menggunakan pola kerjasama dengan pihak swasta maka Pemprov DKI tidak mengeluarkan anggaran. Dengan sistem bagi hasil yaitu 70 persen untuk swasta dan 30 persen untuk Pemprov DKI.

"Kita untung karena mendapatkan 30 persen dan diprediksi pendapatan DKI dari retribusi parkir Rp 150 miliar setahun. Selama ini hanya Rp 26 miliar," kata dia.

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved